Penggabungan wilayah Hijaz terjadi di bawah kekuasaan Raja Abdulaziz. Setelah peristiwa tersebut, Pangeran Faisal bin Abdulaziz, yang kemudian menjadi raja, ditunjuk sebagai Wakil Raja di Hijaz.
Saat menjabat sebagai Wakil Raja, Faisal bin Abdulaziz menunjuk para kepala untuk berbagai departemen penting yang ada pada masa itu. Salah satu departemen tersebut adalah Departemen Kehakiman, yang di kemudian hari berubah menjadi Kepresidenan Peradilan.
Lembaga ini secara administratif berada di bawah naungan Wakil Raja sebelum terbentuknya Dewan Deputi atau yang kini dikenal sebagai Dewan Menteri. Kantor pusat lembaga peradilan ini berkedudukan di Makkah Al-Mukarramah. Pada tahun 1926, Abdullah bin Suleiman bin Blihid ditunjuk untuk memimpin lembaga tersebut.
Peran Sentral Kepresidenan Peradilan dan Penyatuan Wilayah Hukum
Kepresidenan Peradilan memiliki struktur yang terdiri dari Ketua Hakim, Wakil Ketua Hakim, Otoritas Audit Syariah, dan Biro Kepresidenan Peradilan. Lembaga ini dianggap sebagai badan utama yang mengawasi pengadilan dan notaris.
Pengawasan tersebut juga mencakup Kantor Perbendaharaan (Baitul Mal) serta departemen inspeksi pengadilan. Lingkup pengawasannya meliputi fungsi, tugas, wewenang, dan personel di dalamnya.
Lembaga ini juga berperan sebagai otoritas rujukan untuk mengeluarkan fatwa dan meninjau putusan hukum. Selain itu, lembaga ini bertanggung jawab menangani pengangkatan dan mutasi hakim. Tugas lainnya adalah menangani pengaduan yang diajukan terhadap para hakim tersebut.
Pada tanggal 8 Februari 1926, Raja Abdulaziz mengeluarkan perintah terkait administrasi wilayah hukum. Beliau menetapkan agar pengadilan di Asir serta provinsi selatan dan barat lainnya secara administratif berada di bawah naungan Kepresidenan Peradilan di Makkah Al-Mukarramah.
Baca Selengkapnya: Masjidil Haram Luncurkan Gelang Identifikasi Anak untuk Tingkatkan Keamanan Jemaah
Sumber: Saudipedia. (n.d.). Judiciary during the reign of King Abdulaziz. Diakses pada 3 Desember 2025, dari https://saudipedia.com/en/article/4876/history/history-of-the-kingdom-of-saudi-arabia/judiciary-during-the-reign-of-king-abdulaziz