Otoritas Umum untuk Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Arab Saudi telah meluncurkan inisiatif baru untuk meningkatkan keselamatan anak-anak di Masjidil Haram. Dalam program ini, gelang identifikasi diberikan kepada anak-anak saat mereka tiba di kompleks masjid suci.
Gelang tersebut berisi data kontak wali atau orang tua anak. Informasi ini memungkinkan petugas dengan cepat mengidentifikasi anak apabila terpisah atau hilang di tengah keramaian. Program ini dirancang sebagai bagian dari sistem pengelolaan keselamatan pengunjung yang terintegrasi. Melalui inisiatif ini, penanganan situasi darurat di Masjidil Haram dan area sekitarnya dapat dilakukan secara lebih efektif dan terkoordinasi.
Perlindungan Anak di Tengah Keramaian
Gelang identifikasi ini tersedia di sejumlah pintu masuk utama Masjidil Haram. Pintu tersebut antara lain Pintu King Abdulaziz dan Pintu King Fahd atau Gerbang Nomor 79. Di lokasi tersebut, petugas khusus disiagakan untuk membantu para wali dalam proses pendaftaran data kontak anak. Proses pendaftaran dirancang agar berjalan cepat, tertib, dan mudah diakses oleh pengunjung.
Pihak berwenang secara aktif mengimbau orang tua dan wali agar memanfaatkan layanan ini. Imbauan tersebut terutama ditujukan pada masa kunjungan puncak, seperti musim Umrah dan pelaksanaan ibadah Haji, ketika kepadatan jemaah meningkat signifikan. Melalui inisiatif ini, diharapkan orang tua memperoleh ketenangan batin sekaligus terwujudnya standar keselamatan anak yang tinggi di Masjidil Haram.
Baca juga: Terbesar dan Tercanggih di Dunia: Mengintip Teknologi di Balik Sistem Audio Masjidil Haram
Sumber: Borbon, C. (2025, 14 Desember). Grand Mosque introduces child safety bracelets for Umrah and Hajj visitors. Gulf News. https://gulfnews.com/world/gulf/saudi/grand-mosque-introduces-child-safety-bracelets-for-umrah-and-hajj-visitors-1.500379566