Universitas Umm Al-Qura berpartisipasi dalam mengkualifikasi dan melatih para relawan di berbagai bidang. (X: @uqu_edu)
MAKKAH: Seiring dengan jutaan jamaah yang melaksanakan ibadah haji, Universitas Umm Al-Qura meningkatkan kemampuan penelitiannya untuk mendukung salah satu ibadah yang paling kompleks di dunia.
Wardah binti Abdullah Al-Asmari, Wakil Rektor Bidang Investasi dan Hubungan Masyarakat, mengatakan bahwa universitas tersebut telah mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk mendukung infrastruktur haji dan umrah Arab Saudi, yang sejalan dengan tujuan Visi 2030.

“Kami memobilisasi kapasitas sumber daya manusia, scientific, administratif, dan penelitian kami setiap tahun melalui program pendidikan dan pelatihan khusus, studi lapangan, dan layanan konsultasi yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman jamaah dan standar layanan,” kata Al-Asmari.
Program-Program Unggulan Yang Telah Dilaksanakan
Upaya unggulan universitas pada musim ini, Program Perizinan dan Kualifikasi untuk Petugas Haji. Telah menyediakan lebih dari 300.000 kesempatan pelatihan melalui 20 modul pekerja dan 50 paket untuk jemaah haji yang tersedia dalam 15 bahasa.
Inisiatif lainnya termasuk program Rafid Al-Haramain, yang menawarkan lebih dari 100.000 slot pelatihan dan melibatkan lebih dari 3.000 peserta dari 30 organisasi. Begitu juga Program Pelatihan Pemandu Bus, yang memberikan sertifikasi kepada 3.500 pemandu untuk membantu transportasi jemaah haji.
Sebagai bagian dari jangkauan globalnya, universitas ini menerjemahkan khotbah Jumat dan pidato Hari Arafah ke dalam lebih dari 20 bahasa. Program ini menjangkau sekitar 600 juta Muslim di seluruh dunia.
Baca juga: Lebih dari 5.000 Relawan Berpartisipasi dalam Layanan Kesehatan Jemaah Haji
Sumber: Al-Thaqafi, T. (2025, 8 Juni). Umm Al‑Qura University becomes academic hub for Hajj. Arab News. Diakses dari https://www.arabnews.com/node/2603861/saudi-arabia