Taksi terbang listrik Joby dirancang untuk membawa seorang pilot dan empat penumpang dengan kecepatan hingga 322 km per jam, dengan zero emisi (Sumber: leaders-mena.com)
Arab Saudi resmi mengumumkan rencana peluncuran layanan taksi terbang listrik melalui kolaborasi antara Joby Aviation, perusahaan asal California yang mengembangkan pesawat lepas landas dan mendarat vertikal (eVTOL), dan Otoritas Umum Penerbangan Sipil (GACA). Langkah ini menempatkan Kerajaan di garis depan revolusi mobilitas udara global, sejalan dengan ambisi Saudi Vision 2030 untuk mentransformasi sektor transportasi dan teknologi.
Kolaborasi Strategis Joby dan GACA
Melalui nota kesepahaman yang ditandatangani pada November 2025, Joby dan GACA sepakat untuk mengadopsi standar sertifikasi dari Federal Aviation Administration (FAA) Amerika Serikat sebagai dasar pengembangan regulasi taksi terbang di Arab Saudi. Tujuannya adalah menciptakan jalur persetujuan yang efisien dan aman untuk pengoperasian pesawat eVTOL Joby di wilayah Kerajaan.
CEO Joby, JoeBen Bevirt, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan perluasan dari standar global yang telah dikembangkan sejak 2016 bersama FAA.
“Kami sangat antusias membawa mobilitas udara yang cepat, senyap, dan nyaman ke Arab Saudi,” ujarnya.
Ekosistem Inovasi dan Transfer Teknologi
GACA menekankan bahwa proyek ini bukan sekadar adopsi teknologi, tetapi juga pembangunan ekosistem lokal yang berkelanjutan. Fokusnya mencakup pelatihan talenta nasional, lokalisasi manufaktur, dan harmonisasi regulasi seperti lisensi pilot, pemeliharaan, serta integrasi ruang udara.
Kapten Sulaiman Al-Muhaimedi dari GACA menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari peta jalan Advanced Air Mobility (AAM) yang tertuang dalam Strategi Nasional Transportasi dan Logistik. Dengan dukungan regulasi yang progresif, Arab Saudi berambisi menjadi pemimpin regional dalam penerbangan masa depan.
200 Pesawat dan Kemitraan Komersial
Sebagai bagian dari strategi komersialisasi, Joby menjalin kemitraan dengan Abdul Latif Jameel untuk potensi pengadaan hingga 200 unit pesawat eVTOL senilai sekitar $1 miliar. Selain itu, Joby juga bekerja sama dengan Aloula Aviation, anak perusahaan Saudi Aramco, untuk memperluas jaringan operasionalnya di Kerajaan.
Arab Saudi kini bergabung dengan negara-negara peluncuran utama Joby seperti Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Korea Selatan, dan Uni Emirat Arab, memperkuat posisinya sebagai pusat inovasi mobilitas udara global.
Menuju Langit yang Lebih Cerdas
Dengan teknologi yang ramah lingkungan, efisien, dan minim kebisingan, taksi terbang Joby menawarkan solusi transportasi perkotaan yang revolusioner. Arab Saudi tidak hanya mengadopsi teknologi ini, tetapi juga membentuk fondasi regulasi dan industri yang memungkinkan inovasi berkembang secara berkelanjutan.
Langkah ini menandai babak baru dalam sejarah transportasi Arab Saudi—di mana langit bukan lagi batas, melainkan jalur baru menuju masa depan.
Baca juga: Taksi Terbang dan Kendaraan Otonom: Masa Depan Mobilitas Arab Saudi
Referensi:
- Ghandour, A. (2025). Joby to Launch Electric Air Taxis in Saudi Arabia. Diambil dari https://www.leaders-mena.com/joby-to-launch-electric-air-taxis-in-saudi-arabia/.
- Joby Aviation, Inc. (2025). Joby, Saudi Arabia Announce Plans for Deployment of Electric Air Taxi Service. Diambil dari https://ir.jobyaviation.com/news-events/press-releases/detail/160/joby-saudi-arabia-announce-plans-for-deployment-of#:~:text=(NYSE%3AJOBY)%2C%20a,air%20taxi%20in%20the%20Kingdom.
- Al Helou, E. (2025). Saudi Arabia’s GACA, U.S. Joby partner to launch electric air taxis, advance air mobility. Diambil dari https://economymiddleeast.com/news/saudi-arabias-gaca-u-s-joby-partner-to-launch-electric-air-taxis-advance-air-mobility/.