Prestasi Kontingen Arab Saudi di ISEF 2026 (Sumber: SPA)
Kontingen ilmiah Arab Saudi kembali mencatatkan sejarah di ajang Regeneron International Science and Engineering Fair (ISEF) 2026 di Phoenix, Arizona. Tahun ini, para pelajar berbakat Kerajaan berhasil meraih total 24 penghargaan, termasuk 12 grand prizes dan 12 special awards, sekaligus mempertahankan peringkat kedua dunia untuk tahun ketiga berturut-turut, hanya berada di bawah Amerika Serikat.
Keberhasilan ini menegaskan posisi Saudi sebagai salah satu negara dengan ekosistem riset pra-universitas paling kompetitif di dunia.
Delegasi Terkuat: 40 Pelajar, 1.700 Kompetitor Global
Dari lebih dari 1.700 peserta dari 70 negara, delegasi Saudi yang berjumlah 40 pelajar tampil sebagai salah satu tim paling menonjol. Sebanyak 23 pelajar hadir langsung di Phoenix, sementara 17 lainnya berkompetisi secara daring dari Riyadh.
Mereka terpilih dari 357.000 pelajar yang sebelumnya mengikuti seleksi nasional dan menyumbangkan lebih dari 34.000 proyek ilmiah—sebuah proses yang menunjukkan betapa seriusnya Kerajaan dalam membangun generasi ilmuwan masa depan.
12 Special Awards: Bukti Kualitas Riset Anak Muda Saudi
Menurut laporan Arab News dan SPA, para pelajar Saudi meraih 12 special awards dari lembaga ilmiah internasional berkat kualitas riset yang unggul dalam:
- Rekayasa dan teknologi masa depan
- Energi dan keberlanjutan
- Ilmu kedokteran dan kesehatan
- Sains terapan dan inovasi industri
Penghargaan ini menegaskan bahwa proyek-proyek mereka tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan global dan prioritas nasional Saudi.
12 Grand Prizes: Dominasi di Berbagai Kategori
Selain special awards, Saudi juga membawa pulang 12 grand prizes, terdiri dari:
- 1 juara pertama
- 4 juara kedua
- 5 juara ketiga
- 2 juara keempat
Dengan capaian ini, total perolehan Saudi di ISEF sejak 2007 kini mencapai 209 penghargaan, sebuah rekor yang mencerminkan konsistensi dan visi jangka panjang Kerajaan dalam membangun masyarakat berbasis pengetahuan.
Mawhiba dan Kementerian Pendidikan: Pilar di Balik Kesuksesan
Keikutsertaan Saudi di ISEF merupakan hasil kolaborasi strategis antara:
- King Abdulaziz and His Companions Foundation for Giftedness and Creativity (Mawhiba)
- Kementerian Pendidikan Saudi
Mawhiba juga mengadakan seminar khusus di Phoenix untuk memamerkan model pengembangan talenta Saudi—mulai dari identifikasi bakat, pembinaan riset, hingga pelatihan intensif untuk kompetisi global.
“Ambassadors of Ambition”: Harapan Baru Sains Saudi
Atase Kebudayaan Saudi untuk AS dan Kanada, Dr. Tahany Albaiz, menyebut para pelajar ini sebagai “Ambassadors of Ambition”. Ia menegaskan bahwa proyek-proyek mereka selaras dengan prioritas nasional seperti energi, rekayasa, teknologi masa depan, dan kesehatan.
Ia juga mengungkapkan bahwa lebih dari 1.500 pelajar Saudi kini menempuh studi di 30 universitas terbaik dunia, dan banyak peserta ISEF diprediksi akan menyusul jejak tersebut.
Baca juga: Kontingen Saudi Siap Unjuk Gigi di ISEF 2026: Ambisi Baru di Panggung Sains Dunia
Referensi:
- Arab News. (2026). Young Saudi scientists win 12 special awards at ISEF 2026. Diambil dari https://www.arabnews.com/node/2643762/saudi-arabia.
- SPA. (2026). Saudi Arabia Wins 24 Awards, Secures Global First at ISEF 2026. Diambil dari https://www.spa.gov.sa/en/N2586906.
- SPA. (2026). Saudi Arabia Secures Second Place Globally at ISEF for Third Consecutive Year. Diambil dari https://www.spa.gov.sa/en/N2586969.