Pembersihan Ka’bah Suci yang dijadwalkan hari ini akan dilakukan dalam tiga tahap utama. Setiap tahapan proses ini ditandai dengan ketelitian dan presisi yang sangat tinggi. Tiga tahap tersebut adalah persiapan, pembersihan, kemudian pemberian wewangian dan pembakaran dupa.
Hal tersebut mencerminkan penghormatan mendalam yang pantas diberikan pada waktu dan tempat suci tersebut. Persiapan awal dimulai dengan menyediakan 15 liter air Zamzam, 15 liter air mawar, 15 liter minyak mawar, dan 100 ml minyak oud.
Komitmen Presisi Tinggi dan Standar Global Perawatan Ka’bah
Otoritas Umum untuk Perawatan Dua Masjid Suci menyatakan bahwa setiap tahap pembersihan dilakukan dengan sangat hati-hati dan presisi. Ketelitian ini mencerminkan status mulia yang dimiliki oleh Ka’bah Suci.
Hal tersebut juga disesuaikan dengan posisi Ka’bah yang mengakar sangat dalam di hati umat Muslim. Otoritas terkait juga menegaskan bahwa semua bahan yang digunakan telah dipersiapkan dengan cermat jauh-jauh hari.
Seluruh proses persiapan ini mengacu pada standar dan sistem layanan terbaru serta tertinggi untuk menyambut acara global tersebut.
Makna Mendalam di Balik Tradisi Prosesi Pencucian Ka’bah Suci
Syekh Dr. Abdulrahman Al-Sudais menyatakan bahwa pencucian Ka’bah Suci mencerminkan kepedulian abadi Kerajaan terhadap tempat suci tersebut. Tradisi ini juga menjadi bentuk nyata dari penghormatan mendalam mereka terhadap peribadahan Islam. Selain itu, prosesi ini menegaskan kembali komitmen kuat Kerajaan untuk selalu melayani Dua Masjid Suci beserta para pengunjungnya.
Baca juga: SFA dan KAU Berkolaborasi Wujudkan Kampus Sehat Lewat Olahraga Komunitas
Sumber:
Saudi Press Agency. (2026, 30 Juni). Holy Kaaba washing to be carried out today in three stages. https://www.spa.gov.sa/en/N2624374
Saudi Press Agency. (2026, 30 Juni). Al-Sudais: Washing Holy Kaaba reflects leadership’s care for Two Holy Mosques. https://www.spa.gov.sa/en/N2624425