International MICE Summit 2025 resmi dibuka di Riyadh dan langsung mencatatkan pencapaian besar. Pada hari pertama, lebih dari 20 perjanjian dan nota kesepahaman (MoU) ditandatangani antara lembaga pemerintah dan mitra strategis global. Ajang tahunan ini menjadi salah satu pilar penting dalam memperkuat sektor Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE) sebagai bagian dari transformasi ekonomi Arab Saudi menuju Vision 2030.
Acara ini dipimpin oleh Saudi Conventions and Exhibitions General Authority (SCEGA) dan dihadiri oleh perusahaan-perusahaan global dengan total pendapatan gabungan lebih dari USD 9 miliar. Partisipasi tersebut menegaskan semakin kuatnya posisi Arab Saudi sebagai pusat bisnis dan penyelenggaraan acara internasional.
20 Kemitraan Baru untuk Memperkuat Ekosistem MICE
Pemerintah Saudi melalui sejumlah lembaga penting menandatangani berbagai MoU untuk memperluas kolaborasi dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan acara nasional maupun internasional. Beberapa lembaga yang terlibat meliputi:
- Kementerian Dalam Negeri
- Hail Region Development Authority
- Saudi Water Authority
- Elm Co.
- Authority for the Care of People with Disabilities
- National Center for Social Studies and Research
Kesepakatan ini memperkuat ekosistem MICE sekaligus mempercepat transformasi sosial dan ekonomi sejalan dengan arah pembangunan nasional.
Arab Saudi Makin Mantap Jadi Pusat Event Global
Dalam wawancara bersama Arab News, CEO SCEGA Hatim Al-Kahily menyatakan bahwa gelaran MICE Summit edisi kedua membuktikan kemampuan Riyadh dalam menarik para pemimpin industri global.
Menurutnya, pertumbuhan ini tidak terlepas dari terus meningkatnya investasi infrastruktur:
“Saudi kini memiliki kota-kota berkelas dunia yang menarik pemimpin global dan investasi internasional. Semua ini menciptakan sektor event bisnis yang dinamis,” ujar Al-Kahily.
Hal ini dibuktikan oleh peluncuran 2025 Saudi Venue Infrastructure Report, yang mencatat peningkatan kapasitas venue sebesar 32% dalam satu tahun, dengan total 923 venue terakreditasi di seluruh negeri.
Dampak Vision 2030: Pertumbuhan Perusahaan MICE Naik 330%
Ketua Dewan SCEGA, Fahd Al-Rasheed, menegaskan bahwa Vision 2030 menjadi pendorong utama lonjakan pertumbuhan di sektor MICE.
Menurutnya:
- Jumlah perusahaan MICE meningkat dari 3.800 pada 2018 menjadi lebih dari 17.000 pada 2025
- Kenaikan tersebut mencapai 330%
- Lebih dari 90.000 warga Saudi telah menerima pelatihan
- Regulasi dan izin acara semakin dipermudah
Al-Rasheed juga menyoroti bahwa sektor MICE Saudi tumbuh sekitar 10% per tahun, menjadikannya yang tercepat di antara negara-negara G20 pascapandemi. Event global seperti TOURISM, FII, dan berbagai konferensi internasional turut berperan dalam memperkuat ekosistem ini.
Kolaborasi Lokal–Global Jadi Penentu Keberhasilan
Acara hari pertama dihadiri oleh lebih dari 3.000 pemimpin global, termasuk Ghada Al-Rashid, Co-Founder dan Managing Director GEXPO. Ia menekankan pentingnya kolaborasi keahlian lokal dan internasional.
“Kami terus bekerja sama dengan perusahaan global untuk menyerap pengetahuan baru. Namun, keaslian lokal tetap penting. Kombinasi keduanya menghasilkan produk yang sukses,” ujarnya.
Menjelang Expo 2030, Al-Rashid menegaskan bahwa identitas unik Saudi harus terus dijaga:
“Saudi adalah pasar muda penuh peluang. Kuncinya adalah menghadirkan konten yang autentik dan relevan dengan audiens.”
Referensi (APA Style)
Al-Basrawi, B. (2025). Leaders. Arab News. Diakses dari https://arab.news/pjtvt