Robotaxi telah Beroperasi di Riyadh (Sumber: KSA Moments)
Riyadh kini menjadi saksi sejarah baru dalam dunia transportasi: taksi nirawak pertama telah resmi beroperasi di jalanan ibu kota. Uber dan WeRide, dua raksasa teknologi mobilitas, meluncurkan layanan Robotaxi tanpa pengemudi sebagai bagian dari kemitraan strategis dengan Otoritas Transportasi Umum Arab Saudi (TGA). Peluncuran ini bukan sekadar inovasi teknologi, melainkan langkah nyata menuju visi Saudi Vision 2030 untuk mobilitas yang cerdas dan berkelanjutan.
Rute Perdana Robotaxi: Dari Roshn Front ke Princess Noura University
Penumpang kini dapat memesan Robotaxi WeRide GXR melalui aplikasi Uber untuk perjalanan antara Roshn Front dan Princess Noura University. Kendaraan ini beroperasi tanpa pengemudi aktif, namun tetap dilengkapi operator di dalam mobil selama fase awal untuk memastikan keselamatan dan keandalan. Pengalaman ini memungkinkan masyarakat merasakan langsung teknologi otonom yang sebelumnya hanya hadir dalam pameran atau simulasi.
Optimisme dan Visi Global
Sarfraz Maredia, Kepala Global Mobilitas Otonom & Pengiriman di Uber, menyatakan:
“Kami sangat antusias menghadirkan kendaraan otonom kepada penumpang di Arab Saudi. Kemitraan ini menandai langkah penting dalam ekspansi kami di Timur Tengah dan mendukung transportasi yang lebih aman dan berkelanjutan.”
Sementara itu, Jennifer Li, CFO dan Kepala Internasional WeRide, menambahkan:
“Kami bangga bermitra dengan Uber untuk memperkenalkan mobilitas otonom di Riyadh. Melalui teknologi kelas dunia, kami ingin mendukung kota-kota yang lebih hijau, aman, dan efisien di Arab Saudi dan kawasan sekitarnya.”
Langkah Regulasi dan Uji Coba: Fondasi Kepercayaan Publik
Peluncuran ini bukan terjadi secara tiba-tiba. WeRide telah menyelesaikan sandbox regulasi kendaraan otonom pertama di Arab Saudi, dan memperoleh izin resmi Robotaxi dari pemerintah. Fase operasional perdana bahkan diresmikan langsung oleh Menteri Transportasi, Eng. Saleh bin Nasser Al-Jasser, pada Juli 2025. Sebelumnya, layanan serupa telah diuji coba di Abu Dhabi pada akhir 2024, menunjukkan kesiapan regional untuk adopsi teknologi ini.
Masa Depan Mobilitas: Riyadh Sebagai Pusat Inovasi
Dengan hadirnya taksi nirawak, Riyadh tidak hanya menjadi kota pertama di Arab Saudi yang mengadopsi teknologi ini, tetapi juga menjadi simbol transformasi urban yang progresif. Kolaborasi antara Uber, WeRide, dan pemerintah menunjukkan bahwa mobilitas masa depan bukan lagi sekadar wacana, melainkan kenyataan yang bisa dinikmati masyarakat umum—bahkan secara gratis dalam fase awal.
Baca juga: Saudi Arabia Luncurkan Layanan Robotaxi Pertama: Langkah Besar Menuju Transportasi Cerdas 2030
Referensi:
- Futuremobilitymedia. (2025). Uber and WeRide Begin Driverless Robotaxi Rides in Saudi Arabia. Diambil dari https://futuremobilitymedia.com/uber-and-weride-begin-driverless-robotaxi-rides-in-saudi-arabia/.
- Uber Investor. (2025). Uber and WeRide Begin Offering Autonomous Robotaxi Passenger Rides in Saudi Arabia. Diambil dari https://investor.uber.com/news-events/news/press-release-details/2025/Uber-and-WeRide-Begin-Offering-Autonomous-Robotaxi-Passenger-Rides-in-Saudi-Arabia/default.aspx.
- KSA Moments. (2025). Riyadh Just Got Its First Robotaxis — and You Can Ride One for Free. Diambil dari https://www.saudimoments.com/riyadh-just-got-its-first-robotaxis-%E2%80%94-and-you-can-ride-one-for-free-791980.html.