RIYADH — Edisi ketujuh Piala Saudi dijadwalkan berlangsung pada 13 dan 14 Februari 2026 di bawah naungan Penjaga Dua Masjid Suci, Raja Salman bin Abdulaziz. Turnamen ini mengukuhkan posisinya sebagai ajang pacuan kuda terkaya di dunia dengan total hadiah mencapai $35,35 juta. Besarnya hadiah tersebut berhasil menarik minat para pemilik, pelatih, hingga joki elit dari berbagai penjuru kancah internasional.
Pangeran Bandar bin Khalid bin Faisal selaku Ketua Jockey Club Arab Saudi turut memberikan apresiasi atas perkembangan ajang ini. Beliau menyatakan bahwa Piala Saudi telah mencatatkan kemajuan yang sangat signifikan dalam pemeringkatan global. Selain itu, prestise kompetisi ini dipercaya akan terus tumbuh dan semakin kuat pada setiap edisi penyelenggaraannya.
Melibatkan Masyarakat, Merayakan Tradisi: Sisi Lain Kemegahan Piala Saudi
Pangeran Bandar mencatat bahwa ajang ini mencerminkan visi jangka panjang Arab Saudi dalam upaya mengangkat olahraga pacuan kuda. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat kehadiran serta posisi Arab Saudi secara signifikan di panggung internasional. Selain itu, kegiatan ini dirancang untuk melibatkan masyarakat setempat agar lebih mencintai olahraga tersebut.
Di luar arena pacuan, Piala Saudi telah bertransformasi menjadi ajang budaya dan komersial yang jauh lebih luas. Acara ini secara khusus menyoroti kekayaan warisan Saudi melalui pameran mode, seni rakyat, hingga kerajinan tradisional.
Mempertegas Dominasi Arab Saudi di Sektor Hiburan Global
Perayaan budaya yang megah ini hadir berdampingan dengan penyelenggaraan kompetisi olahraga kelas dunia yang bergengsi. Pangeran Bandar menegaskan bahwa acara ini sangat selaras dengan tujuan besar yang tertuang dalam Visi 2030.
Melalui ajang ini, budaya Saudi diperkenalkan secara luas kepada khalayak global untuk mempererat hubungan antarnegara. Program ini juga dirancang untuk mempromosikan keunggulan di berbagai sektor, melampaui batas bidang olahraga semata.
Dalam kesempatan tersebut, Pangeran Bandar turut menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para peserta internasional. Beliau menekankan bahwa kesuksesan berkelanjutan Piala Saudi merupakan hasil nyata dari perencanaan strategis yang matang.
Hal ini juga membuktikan pengaruh Kerajaan yang semakin besar dalam industri olahraga dan hiburan di tingkat global.
Baca juga: Sambut Ramadan, Menkes Arab Saudi Pastikan Kesiapan Fasilitas Medis di Madinah
Sumber: Saudi Gazette. (February 9, 2026). Saudi Cup returns Feb. 13 as world’s most valuable horse race. Diakses dari https://saudigazette.com.sa/article/658781/saudi-arabia/saudi-cup-2026-to-be-held-feb-1314-with-record-3535m-prize-purse