Di jantung Kota Madinah, Arab Saudi, berdiri sebuah institusi megah yang menjadi kebanggaan dunia Islam: Kompleks Percetakan Al-Qur’an Raja Fahd (King Fahd Glorious Quran Printing Complex). Sejak didirikan pada tahun 1982 dan resmi dibuka dua tahun kemudian oleh Raja Fahd bin Abdulaziz Al Saud, kompleks ini telah menjadi pusat utama percetakan, penerjemahan, dan distribusi Al-Qur’an ke seluruh penjuru dunia.

Pusat Percetakan Al-Qur’an dengan Kapasitas Raksasa
Kompleks ini memiliki kapasitas produksi yang luar biasa. Dengan rata-rata lebih dari 18 juta eksemplar Al-Qur’an dan terbitan terkait setiap tahunnya. Sejak awal berdirinya, lebih dari 361 juta eksemplar telah diproduksi. Ini mencakup mushaf lengkap, terjemahan, kutipan, hingga karya ilmiah tentang ilmu Al-Qur’an. Produk-produk ini tidak hanya didistribusikan ke masjid-masjid di Arab Saudi, termasuk Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, tetapi juga ke jutaan Muslim di seluruh dunia.

Inovasi dan Inklusivitas
Kompleks ini tidak hanya mencetak Al-Qur’an dalam bahasa Arab, tetapi juga menerjemahkan makna Al-Qur’an ke dalam 78 bahasa lokal dan internasional, sehingga pesan suci ini dapat diakses oleh berbagai bangsa. Salah satu terobosan penting adalah penerjemahan makna Al-Qur’an ke dalam bahasa isyarat pada tahun 2012, menjadikannya yang pertama di dunia yang menyediakan Surah Al-Fatihah dan Juz Amma dalam bahasa isyarat untuk komunitas tuna rungu. Selain itu, tersedia juga mushaf Braille khusus bagi penyandang tunanetra.
Pengawasan dan Standar Tinggi dan Percetakan Al-Qur’an
Dikelola langsung oleh Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Bimbingan Arab Saudi, kompleks ini menerapkan standar ketat dalam setiap tahap produksinya. Sebelum dicetak, naskah Al-Qur’an ditulis tangan oleh kaligrafer ternama Utsman Taha, yang telah mengabdikan lebih dari 30 tahun hidupnya untuk menulis mushaf di kompleks ini. Setiap naskah kemudian direview oleh komite ilmiah untuk memastikan kesesuaian dengan standar bacaan, kaligrafi, tanda baca, dan tafsir yang telah ditetapkan.

Fasilitas Modern dan Jadi Pusat Studi
Kompleks ini berdiri di atas lahan seluas sekitar 250 ribu meter persegi, dengan fasilitas lengkap mulai dari masjid, gedung administrasi, percetakan, gudang, klinik kesehatan, hingga perpustakaan dan pusat riset digital. Terdapat juga pusat studi Al-Qur’an yang memantau penelitian orientalis, menerbitkan jurnal ilmiah, serta menyediakan referensi ensiklopedi, kamus, dan indeks manuskrip Al-Qur’an.
Destinasi Wisata Religius
Selain perannya dalam produksi dan distribusi, Kompleks Percetakan Al-Qur’an Raja Fahd juga menjadi destinasi wisata religi yang menarik bagi para peziarah dan pengunjung Madinah. Pengunjung dapat melihat langsung proses pencetakan Al-Qur’an, mengenal sejarahnya, serta menyaksikan pameran koleksi mushaf dari berbagai era dan negara. Untuk informasi lebih jauh tentang jadwal dan persyaratan kunjungan, dapat mengunjungi website resmi https://visit.qurancomplex.gov.sa/.
Kompleks Percetakan Al-Qur’an Raja Fahd bukan sekadar pabrik percetakan, melainkan pusat pengabdian dan inovasi yang memastikan pesan suci Al-Qur’an dapat sampai ke setiap hati Muslim di seluruh dunia, tanpa batas bahasa, budaya, maupun kemampuan fisik. Sebuah warisan abadi dari Madinah untuk dunia.
Baca juga: Museum di Makkah dan Madinah: Wisata Religi dan Sejarah Islam – Jelajah Saudi – KabarSaudi.com
Referensi:
- Saudipedia. (2025). King Fahd Glorious Quran Printing Complex. Diambil dari https://saudipedia.com/en/article/450/religion/religious-affairs/king-fahd-glorious-quran-printing-complex.
- Welcomesaudi.com. (2023). King Fahd Glorious Quran Printing Complex – Madinah. Diambil dari https://welcomesaudi.com/activity/king-fahd-glorious-quran-printing-complex-madinah?page=9#hotel_reviews.
- Visitmadinahsa.com. (2025). King Fahd Gloriours Quran Printing Complex. Diambil dari https://visitmadinahsa.com/sa-en/destinations/King-Fahd-Gloriours-Quran-Printing-Complex.