(pict:Suaramuslim.id)
Katering jemaah haji Indonesia tahun ini bercita rasa Nusantara. Untuk menjaga cita rasanya, PPIH Arab Saudi mendatangkan 475 ton bumbu asli Nusantara dari total kebutuhan 611 ton bumbu. Jumlah ini jauh meningkat dibandingkan tahun 2024 yang baru sekitar 76 ton bumbu.
Penggunaan bumbu pasta produksi Indonesia sebagai standar di seluruh dapur yang melayani konsumsi jemaah haji di Makkah dan Madinah.
Dimasak dengan Standar Higienis
Menurut Sahrul, salah satu chef di Dapur Raghaeb di daerah Shauqiah, Makkah mengatakan bahwa standar memasak sangat higienis.
Setiap juru masak dan asisten yang terlibat di proses memasak diharuskan memakai masker, sarung tangan serta celemek. Adapun alat-alat masak berporsi besar juga sangat bersih. Setiap kali habis memasak, semua peralatan dan lantai harus dibersihkan.

Sajian Menu yang Bervariasi
Menu yang disajikan setiap harinya bervariasi, baik itu untuk sarapan, makan siang, maupun makan malam. Untuk nasi misalnya, ada nasi gurih, nasi goreng, nasi uduk dan nasi kuning.
Tumis sayurnya bermacam-macam, ada wortel, jagung, paprika, jamur, sambal kentang goreng, terong, teri balado, acar timun dan lainnya.
Begitu pula untuk lauk pauknya. Ada aneka olahan lauk dengan bahan dasar telur, ikan, ayam dan daging. Aneka olahan telur seperti telur dadar, telur orak-arik, telur balado.
Untuk olahan ayam seperti ayam goreng Kalasan, ayam goreng saus mentega, ayam goreng tepung, ayam panggang, ayam goreng bumbu rica. Sementara aneka olahan ikan seperti ikan patin goreng, ikan tuna cabe hijau, ikan patin bumbu balado. Aneka olahan daging misalnya rendang, semur daging, daging sapi lada hitam, dan bistik daging sapi.
Disajikan dalam Keadaan Hangat
Menu tersebut dilengkapi dengan air mineral dan buah. Semua menu tersajikan ke jemaah dengan kondisi yang masih hangat. Ini karena proses memasak dan mengantarkan ke jemaah sangat cepat.
“Saya paling suka sambal teri dan telur dadar, cocok dengan lidah saya” kata Miftahurrohmah, salah satu jemaah asal Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Jaminan Kualitas Makanan
Untuk memastikan standar kualitas dan gizi, setiap dapur wajib mengirimkan dua sampel makanan ke Daker dan dua sampel ke KKHI.
“Sampel itu akan dicek gramasi, rasa dan kualitas makanan tersebut,” kata Konsultan Tenaga Ahli Konsumsi PPIH Arab Saudi, Agung Ilham .
Sumber:
- Anggoro, H. (2025, Mei 14). PPIH siapkan katering jemaah haji cita rasa Nusantara, apa saja menunya? Kementerian Agama Republik Indonesia. https://haji.kemenag.go.id/v5/detail/ppih-siapkan-katering-jemaah-haji-cita-rasa-nusantara-apa-saja-menunya
- Ginanjar, D. (2025, Mei 14). Standar konsumsi jemaah haji di Makkah: Bumbu pasta Indonesia dan distribusi pakai hotbox. Jawa Pos. https://www.jawapos.com/haji/016009795/standar-konsumsi-jemaah-haji-di-makkah-bumbu-pasta-indonesia-dan-distribusi-pakai-hotbox