Pemerintah saat ini tengah memperkuat langkah pencegahan dan penindakan terhadap maraknya praktik haji ilegal di tanah air. Upaya tersebut diwujudkan melalui penguatan koordinasi lintas lembaga yang melibatkan Kementerian Haji (Kemenhaj) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Sinergi ini dibahas secara mendalam dalam audiensi antara Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dengan Wakapolri Dedi Prasetyo baru-baru ini.
Fokus utama pertemuan tersebut adalah mengevaluasi perkembangan penanganan haji non-prosedural serta memperkokoh peran Satgas Pencegahan Haji Ilegal. Satgas gabungan ini terdiri dari unsur Polri, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta Kemenhaj yang bekerja secara terintegrasi di lapangan. Tim tersebut bertugas untuk mengawasi sekaligus menindak tegas praktik penipuan keberangkatan haji yang kerap meningkat menjelang puncak musim haji 1447 H/2026 M.
“Hari ini kami melakukan update perkembangan penanganan haji ilegal. Praktik penipuan melalui iklan-iklan haji palsu masih terjadi dan ini membutuhkan kerja bersama lintas institusi, termasuk dukungan penuh dari Polri,” ujar Dahnil.
Penguatan Satgas: Gabungan Polri, Imigrasi, dan Kemenhaj
Pemerintah saat ini tengah memperkuat langkah pencegahan dan penindakan terhadap maraknya praktik haji ilegal di tanah air. Upaya tersebut diwujudkan melalui penguatan koordinasi lintas lembaga yang melibatkan Kementerian Haji (Kemenhaj) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Sinergi ini dibahas secara mendalam dalam audiensi antara Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dengan Wakapolri Dedi Prasetyo baru-baru ini. Fokus utama pertemuan tersebut adalah mengevaluasi perkembangan penanganan haji non-prosedural serta memperkokoh peran Satgas Pencegahan Haji Ilegal.
Satgas gabungan ini terdiri dari unsur Polri, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta Kemenhaj yang bekerja secara terintegrasi di lapangan. Tim tersebut bertugas untuk mengawasi sekaligus menindak tegas praktik penipuan keberangkatan haji yang kerap meningkat menjelang puncak musim haji 1447 H/2026 M.
Audiensi Strategis: Evaluasi Penanganan Haji Non-Prosedural
Pemerintah saat ini tengah memperkuat langkah pencegahan dan penindakan terhadap maraknya praktik haji ilegal di tanah air. Upaya tersebut diwujudkan melalui penguatan koordinasi lintas lembaga yang melibatkan Kementerian Haji (Kemenhaj) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Sinergi ini dibahas secara mendalam dalam audiensi antara Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dengan Wakapolri Dedi Prasetyo baru-baru ini. Fokus utama pertemuan tersebut adalah mengevaluasi perkembangan penanganan haji non-prosedural serta memperkokoh peran Satgas Pencegahan Haji Ilegal.
Satgas gabungan ini terdiri dari unsur Polri, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta Kemenhaj yang bekerja secara terintegrasi di lapangan. Tim tersebut bertugas untuk mengawasi sekaligus menindak tegas praktik penipuan keberangkatan haji yang kerap meningkat menjelang puncak musim haji 1447 H/2026 M.
Baca juga: Resmi Meluncur, “Discover Makkah” Satukan Informasi Budaya dan Navigasi dalam Satu Platform
Sumber: Kemenhaj RI. (2025, 1 Mei). Kemenhaj dan Polri Perkuat Satgas Haji Ilegal, Tiga WNI Pelaku Penipuan Haji Ditangkap di Saudi. Haji.go.id. https://haji.go.id/berita/kemenhaj-dan-polri-perkuat-satgas-haji-ilegal-tiga-wni-pelaku-penipuan-haji-ditangkap-di-saudi-1777537779411