Habala Village menjadi salah satu destinasi paling unik di Arab Saudi. Desa bersejarah ini berdiri di kawasan tebing Pegunungan Asir dan dikenal sebagai The Hanging Village atau desa gantung.
Ketika banyak orang membayangkan Arab Saudi sebagai negeri gurun, Habala menawarkan pemandangan yang sangat berbeda. Tebing tinggi, lembah hijau, udara pegunungan yang lebih sejuk, rumah batu, dan pertanian teras menjadi bagian dari karakter kawasan ini.
Habala berada lebih dari 50 kilometer di tenggara Abha. Kawasan wisatanya terletak pada ketinggian lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut. Posisi tersebut membuat Habala memiliki lanskap yang kontras dengan wilayah gurun di bagian lain Arab Saudi (Arab News, 2026a).
Lebih dari pemandangannya, Habala Village menyimpan kisah tentang masyarakat yang selama berabad-abad membangun kehidupan pada medan pegunungan yang sulit dijangkau.
Mengenal Habala Village di Pegunungan Asir
Keunikan utama Habala Village terletak pada lokasi permukiman lamanya. Rumah-rumah tradisional dibangun mengikuti kontur lereng dan berada di antara dinding batu yang curam.
Saudi Tourism Authority menyebut permukiman Habala dibangun sekitar 400 tahun lalu oleh kelompok Qahtan. Masyarakat memilih kawasan terpencil tersebut sebagai tempat tinggal dan mengembangkan kehidupan yang relatif mandiri.
Penduduk membangun rumah dari material lokal. Mereka juga mengolah lereng menjadi lahan pertanian bertingkat. Pola ini menunjukkan bagaimana masyarakat menyesuaikan kehidupan dengan kondisi geografis Pegunungan Asir (Saudi Tourism Authority, n.d.).
Dari kejauhan, posisi rumah-rumah yang berada di lereng curam menciptakan kesan seolah bangunan tersebut menggantung di dinding gunung. Karakter inilah yang kemudian membuat Habala dikenal sebagai desa gantung Arab Saudi.
Mengapa Disebut Habala?
Nama Habala memiliki hubungan dengan cara masyarakat dahulu keluar dan masuk desa.
Menurut panduan resmi pariwisata Saudi, nama Habala berkaitan dengan kata Arab habal, yang berarti tali. Sebelum tersedia jalan dan sarana transportasi modern, penduduk menggunakan tali dan tangga tali untuk mengakses permukiman tersebut (Saudi Tourism Authority, n.d.).
Kondisi geografis desa membuat akses dari kawasan atas tebing menjadi sangat terbatas.
Beberapa abad lalu, masyarakat belum memiliki jalan kendaraan, lift, maupun kereta gantung. Tali menjadi bagian penting dari sistem transportasi masyarakat untuk menghubungkan permukiman dengan daerah di atas tebing.
Arab News (2018) juga mencatat bahwa keterpencilan Habala berkaitan dengan kebutuhan masyarakat pada masa lalu untuk tinggal di kawasan yang sulit dijangkau pihak luar. Terdapat beberapa versi mengenai latar belakang sejarah tersebut. Namun, berbagai sumber konsisten menggambarkan Habala sebagai permukiman terpencil yang dahulu sangat bergantung pada tali sebagai sarana akses.
Kehidupan Masyarakat Habala Village
Lokasi terpencil mendorong masyarakat Habala mengembangkan pola kehidupan yang menyesuaikan kondisi alam.
Salah satu bentuk adaptasi paling jelas terlihat pada sistem pertanian terasering. Penduduk mengubah bagian lereng menjadi lahan bertingkat agar dapat digunakan untuk bercocok tanam.
Saudi Tourism Authority mencatat masyarakat Habala hidup sebagai petani teras secara relatif mandiri hingga sekitar dekade 1980-an.
Jejak lahan pertanian tersebut masih menjadi bagian penting dari lanskap Habala hingga sekarang.
Pertanian ini juga memperlihatkan karakter lingkungan Asir yang berbeda dari gambaran umum tentang Arab Saudi. Wilayah Asir memiliki pegunungan tinggi, lembah, hutan, dan vegetasi yang lebih beragam dibandingkan kawasan gurun di bagian tengah negara tersebut (Visit Saudi, n.d.-a).
Perjalanan menuju Habala karena itu tidak hanya memperlihatkan desa bersejarah. Wisatawan juga dapat melihat karakter geografis Arab Saudi bagian selatan yang berbeda.
Dari Tangga Tali ke Cable Car Habala
Perubahan besar terjadi ketika Habala mulai berkembang sebagai destinasi wisata.
Jika masyarakat masa lalu harus menggunakan tali, wisatawan saat ini dapat menikmati kawasan Habala dengan sarana yang jauh lebih modern.
Salah satu atraksi terkenal adalah Habala Cable Car.
Visit Saudi mencantumkan Habala Cable Car Station sebagai salah satu pengalaman kereta gantung di kawasan Asir. Dari kereta gantung, pengunjung dapat melihat lembah, perbukitan, vegetasi, dan kawasan permukiman dari ketinggian (Visit Saudi, n.d.-b).
Cable car juga membantu wisatawan memahami posisi geografis desa.
Ketika melihat kawasan tersebut dari udara, tingkat keterisolasian Habala pada masa lalu menjadi lebih mudah dipahami. Tebing tinggi dan lembah dalam memperlihatkan besarnya tantangan yang dahulu harus dihadapi masyarakat setiap kali keluar atau masuk desa.
Informasi wisata sebelumnya menyebut layanan menuju kawasan desa dapat beroperasi pada periode tertentu. Jadwal tersebut dapat berubah karena cuaca, pemeliharaan, dan kebijakan pengelola.
Karena itu, pengunjung sebaiknya memeriksa informasi operasional terbaru sebelum datang.
Al Habala Park dan Panorama Pegunungan
Habala saat ini bukan hanya kawasan permukiman bersejarah. Pada bagian atas terdapat Al Habala Park, yang berkembang sebagai kawasan rekreasi pegunungan.
Taman ini menawarkan panorama dataran tinggi dan fasilitas bagi wisatawan. Cable car menjadi salah satu daya tarik kawasan tersebut (Visit Saudi, 2026).
Pada Juli 2026, Arab News melaporkan Al-Habala Park sebagai salah satu tujuan alam dan wisata di Asir. Lokasinya berada lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut.
Ketinggian tersebut membuat suhu di Habala relatif lebih sejuk dibandingkan banyak wilayah lain di Arab Saudi selama musim panas (Arab News, 2026a).
Dari beberapa titik di Al Habala Park, wisatawan dapat melihat tebing batu, lembah, vegetasi pegunungan, dan kabut yang terkadang muncul di kawasan dataran tinggi.
Kombinasi tersebut membuat Habala populer untuk menikmati panorama dan fotografi lanskap.
Arsitektur Tradisional Habala Village
Nilai Habala tidak berhenti pada pemandangan alamnya. Permukiman lama juga menjadi catatan penting mengenai kemampuan masyarakat beradaptasi dengan lingkungan.
Rumah-rumah tradisional menggunakan material yang tersedia di sekitar kawasan, terutama batu.
Bentuk bangunan mengikuti kondisi lereng dan keterbatasan lahan. Pola ini berbeda dari permukiman yang berkembang di kawasan datar.
Topografi memengaruhi hampir seluruh kehidupan masyarakat. Lokasi rumah, jalur akses, sistem pertanian, dan hubungan antara permukiman dengan kawasan sekitarnya berkembang berdasarkan kondisi pegunungan.
Habala Village dengan demikian dapat dilihat sebagai contoh hubungan kuat antara bentuk permukiman dan kondisi geografis.
Habala Menunjukkan Sisi Lain Arab Saudi
Habala memberikan gambaran Arab Saudi yang berbeda dari kawasan seperti Riyadh atau wilayah gurun di bagian tengah negara tersebut.
Pegunungan Asir memiliki lanskap dengan ketinggian, vegetasi, lembah, dan suhu yang berbeda. Wilayah ini menjadi salah satu kawasan yang menarik bagi wisatawan yang ingin mengeksplorasi sisi alam Arab Saudi.
Abha biasanya menjadi salah satu titik awal perjalanan menuju kawasan Asir.
Habala berada lebih dari 50 kilometer di tenggara Abha. Jarak tersebut memungkinkan wisatawan menjadikan Habala sebagai salah satu tujuan perjalanan sehari dari kota tersebut (Arab News, 2026a).
Sepanjang perjalanan, perubahan lanskap terlihat semakin jelas. Area perkotaan secara bertahap berganti dengan jalan pegunungan, lembah, dan kawasan hijau.
Habala kemudian menghadirkan kombinasi antara wisata alam, sejarah, dan budaya lokal.
Kapan Waktu Terbaik Mengunjungi Habala?
Wilayah Asir dapat dikunjungi pada berbagai periode sepanjang tahun. Namun, musim panas memiliki daya tarik tersendiri karena suhu pegunungannya lebih moderat dibandingkan banyak kawasan lain di Arab Saudi.
Visit Saudi mencatat suhu musim panas di Asir berkisar sekitar 16°C hingga 31°C. Suhu aktual dapat berbeda berdasarkan lokasi, waktu, dan ketinggian (Visit Saudi, n.d.-a).
Kabut juga dapat muncul pada periode tertentu di kawasan pegunungan. Kondisi ini menciptakan suasana khas, terutama ketika kabut menyelimuti lembah dan tebing.
Wisatawan yang ingin menggunakan cable car perlu memeriksa jadwal operasional terlebih dahulu.
Pagi dan sore juga menarik untuk menikmati panorama. Posisi matahari yang lebih rendah membuat tekstur tebing, lembah, dan bangunan terlihat lebih jelas untuk fotografi.
Apa yang Bisa Dilakukan di Habala Village?
Habala lebih cocok dinikmati dengan ritme perjalanan yang tenang. Daya tarik utamanya berada pada lanskap dan cerita sejarah desa.
Pengunjung dapat melakukan beberapa kegiatan berikut:
- menikmati panorama dari Al Habala Park;
- mencoba Habala Cable Car jika sedang beroperasi;
- melihat kawasan permukiman tradisional;
- mengamati struktur pertanian teras;
- menikmati fotografi pegunungan dan lembah;
- mempelajari hubungan antara topografi dan pola permukiman masyarakat.
Bagi pengunjung yang tertarik pada sejarah, posisi rumah dan jalur akses menjadi bagian menarik untuk diamati.
Struktur kawasan memperlihatkan bagaimana masyarakat masa lalu menyesuaikan kehidupan dengan lingkungan yang memiliki keterbatasan akses.
Habala Village, Destinasi Bersejarah di Arab Saudi
Habala Village menawarkan pengalaman yang berbeda dari destinasi perkotaan Arab Saudi.
Kekuatan kawasan ini terletak pada kombinasi lanskap, sejarah, arsitektur tradisional, dan cerita kehidupan masyarakat pegunungan.
Selama berabad-abad, keterpencilan membentuk identitas Habala. Tali pernah menjadi sarana utama yang menghubungkan desa dengan dunia luar. Kini, cable car membawa wisatawan melintasi kawasan yang sama dengan cara yang jauh berbeda.
Transformasi tersebut menjadikan Habala contoh menarik tentang perubahan permukiman tradisional menjadi destinasi wisata.
Bagi wisatawan yang ingin mengenal Arab Saudi dari sudut berbeda, Habala layak masuk dalam perjalanan menuju wilayah Asir.
Di sini, Arab Saudi tampil sebagai kawasan pegunungan dengan tebing tinggi, lembah hijau, udara lebih sejuk, pertanian teras, dan desa bersejarah yang tumbuh pada salah satu medan paling menantang di negara tersebut.
Habala Village tidak hanya menarik karena posisinya di tebing. Desa ini juga menyimpan jejak tentang bagaimana sebuah komunitas membangun dan mempertahankan kehidupan selama ratusan tahun di Pegunungan Asir.
Referensi
Arab News. (2018, November 16). ThePlace: Habala village, the sanctuary of flowers. https://www.arabnews.com/saudi-arabia/theplace-habala-village-the-sanctuary-of-flowers-1405991
Arab News. (2026a, July 2). Al-Habala Park in Asir draws summer visitors with scenic views, heritage attractions. https://www.arabnews.com/saudi-arabia/al-habala-park-in-asir-draws-summer-visitors-with-scenic-views-heritage-attractions-2649350
Arab News. (2026b, July 22). Explore Asir: 6 must-visit spots in southern Saudi Arabia. https://www.arabnews.com/the-six/explore-asir-6-must-visit-spots-in-southern-saudi-arabia-2651857
Saudi Tourism Authority. (n.d.). Asir: A pocket guide. Visit Saudi. https://www.visitsaudi.com/content/dam/saudi-tourism/media/guides/aseer-guidebook.pdf
Visit Saudi. (2026, September). Al Habala Park: Where sky meets earth in a majestic panorama. https://www.visitsaudi.com/en/destinations/aseer/attractions/al-habala-park
Visit Saudi. (n.d.-a). Aseer: Mountain heritage in the south. https://www.visitsaudi.com/en/destinations/aseer
Visit Saudi. (n.d.-b). Cable car adventures in Aseer. https://www.visitsaudi.com/en/aseer/stories/the-cable-cars-of-abha