Pentingnya Data dalam Pasar Modal
Mengakses dan menafsirkan data secara efektif sangat penting bagi kesuksesan investor di pasar modal, karena memungkinkan mereka membuat keputusan yang tepat waktu dan terinformasi, menurut para pakar.
Dalam diskusi panel di Forum Pasar Modal di Riyadh pada 18 Februari, para spesialis industri menyatakan bahwa ketersediaan data secara real-time juga sangat penting bagi peserta lain, seperti broker, manajer aset, dan lembaga eksternal.
Data sebagai Faktor Penentu di Pasar Modal
“Saya percaya bahwa data adalah alpha baru. Jadi, mereka yang menguasainya tidak hanya akan berpartisipasi atau menang di pasar, tetapi juga akan mendefinisikan pasar itu sendiri,” kata Mehdi Miri, CEO DirectFN.
Ia menambahkan, “Bagi investor, data benar-benar tentang membuat keputusan yang cerdas dan cepat. Apa yang dibutuhkan investor saat ini adalah data berbasis AI real-time yang akan membantu mereka melihat wawasan dan prediksi, sehingga mereka dapat mengidentifikasi peluang pasar sebelum pasar bergerak.”
Miri juga menyebutkan bahwa broker dan bank menggunakan analitik tingkat lanjut untuk membangun strategi perdagangan dan lindung nilai mereka, yang pada akhirnya meningkatkan proses eksekusi mereka.
Keseimbangan antara Inovasi dan Regulasi
Yazeed Al-Domaiji, CEO Wamid, anak perusahaan Saudi Tadawul Group, menyoroti pentingnya mengakses data sambil tetap mematuhi aturan dan regulasi.
“Pasar modal digerakkan oleh data. Data telah ada selama lebih dari 100 tahun. Semua orang di pasar modal mencari data dan menggunakannya untuk mengambil keputusan. Sebagai institusi pasar modal, penting untuk menemukan keseimbangan antara inovasi dan kepatuhan terhadap regulasi,” ujar Al-Domaiji.
Ia menambahkan bahwa Wamid bertujuan memainkan peran utama dalam mendukung industri pasar modal di Kerajaan Arab Saudi dengan mengumumkan kemitraan terbaru dengan Google, sejalan dengan rencana strategis Saudi dalam mengadopsi data dan kecerdasan buatan di sektor ini.
Fokus pada Solusi Data dan Infrastruktur
Al-Domaiji mengatakan bahwa Wamid mendorong inovasi di pasar modal dengan berfokus pada dua pilar utama, yaitu solusi data dan teknologi infrastruktur.
“Dalam solusi data, kami telah mengumumkan kemitraan untuk meluncurkan proyek terminal data kami. Kami berencana menawarkan rangkaian data yang sesuai dengan permintaan pasar. Kami fokus pada pemenuhan kebutuhan penerbit, institusi pasar modal, dan investor melalui serangkaian data dengan aksesibilitas lebih mudah dan kualitas lebih baik,” ujar Al-Domaiji.
Ia juga menambahkan, “Di sisi infrastruktur, kami membantu pasar modal meningkatkan akses bagi investor institusional, khususnya untuk perdagangan frekuensi tinggi (HFT). Saat ini, di Arab Saudi, perdagangan HFT mencakup sekitar 25 persen dari rata-rata perdagangan harian.”
Data sebagai Aset Strategis
Miri lebih lanjut menyatakan bahwa data telah menjadi aset strategis dari waktu ke waktu, bukan hanya tren global, tetapi juga realitas lokal dan regional.
“Data adalah aset strategis. Ketika kita berbicara tentang monetisasi, data adalah bisnis itu sendiri. Ini adalah momen seperti Spotify bagi data, di mana kita membawa dan mengonversi data mentah menjadi mesin pendapatan berdasarkan permintaan,” tambah Miri.
Ia mengatakan bahwa pasar modal saat ini membutuhkan data yang bukan sekadar angka, tetapi informasi yang diperkaya yang dapat memberikan wawasan tentang langkah berikutnya yang harus diambil.
Miri juga menekankan pentingnya personalisasi data dan integrasi data dalam satu platform tunggal untuk efisiensi yang lebih baik serta pengambilan keputusan yang lebih cepat.
Masa Depan Data di Pasar Modal
Mengenai prospek masa depan pentingnya data di pasar modal, Miri mengatakan, “Ke depannya, jika Anda memiliki data dan likuiditas, ini bisa menjadi kelas aset baru. Beberapa dekade lalu, tidak ada yang berpikir tentang perdagangan karbon. Di masa depan, kita akan berbicara tentang perdagangan data. Tentu saja, kita harus menyeimbangkannya dengan perlindungan data dan regulasi.”
Menekankan pentingnya kumpulan data, Al-Domaiji menambahkan bahwa data akan menjadi “mata uang baru bagi pasar modal” di masa depan.
Perlindungan Data dan Privasi
Doug Peterson, penasihat khusus dan anggota dewan direksi di S&P Global, menekankan pentingnya privasi data dan mengatakan, “Pertanyaan pertama yang harus Anda tanyakan dari sudut pandang tata kelola adalah bagaimana saya akan melindungi data saya. Apakah Anda ingin data Anda digunakan dalam model yang sedang dibangun? Begitu data Anda ada di sana, model tersebut akan menggunakannya selamanya, dan Anda akan mendapat kompensasi untuk itu.”
Ia menambahkan, “Saya sangat terkesan dengan apa yang terjadi di pasar Saudi. Kami di S&P Global sangat senang mulai membangun kehadiran lokal, karena kami percaya ini adalah salah satu pasar terpenting di masa depan.”
Potensi Penggunaan Data dalam Pendapatan Tetap
Katharine Furber, kepala global produk perdagangan pasar negara berkembang di Bloomberg LP, mengatakan bahwa ruang pendapatan tetap melihat potensi besar dalam penggunaan data.
“Dalam ruang pendapatan tetap, tentu saja, ada indikasi sisi jual, yang menunjukkan keinginan untuk membeli atau menjual obligasi. Tetapi juga data perdagangan, dan dengan data perdagangan, saya tidak hanya merujuk pada harga jual beli. Mereka ingin membangun narasi kaya seputar perdagangan untuk mempelajari sebanyak mungkin, termasuk berapa banyak pihak yang mereka tanyai mengenai perdagangan tersebut, serta apakah pihak-pihak tersebut menanggapi permintaan perdagangan atau tidak,” ujar Furber.
Sumber : Nirmal Narayanan (2025). Experts highlight importance of data in capital markets at Saudi forum. Arab News, diambil dari : https://www.arabnews.com/node/2590728/business-economy