Ilustrasi (Sumber: Taolefah)
Teh bukan sekadar minuman untuk melepas dahaga. Di Arab Saudi, teh menjadi bagian penting dari tradisi, keramahan, dan kehidupan sosial masyarakat. Kehadirannya melengkapi berbagai pertemuan keluarga, jamuan tamu, hingga obrolan santai di kafe.
Meskipun kopi Arab atau qahwa dikenal sebagai simbol utama keramahan Saudi, teh juga memiliki tempat istimewa. Bahkan, beragam jenis teh berkembang mengikuti selera lokal dan pengaruh budaya dari berbagai wilayah.
Teh Merah, Minuman Favorit Masyarakat Saudi
Salah satu jenis teh paling populer di Arab Saudi adalah teh hitam yang dikenal masyarakat setempat sebagai shay ahmar atau teh merah. Sebutan ini merujuk pada warna seduhan teh yang pekat kemerahan.
Teh merah biasanya disajikan panas dalam gelas kecil atau gelas bening. Sebagian masyarakat menikmatinya tanpa tambahan apa pun. Namun, ada pula yang menambahkan gula, daun mint, atau kapulaga untuk memperkaya aroma dan cita rasa.
Selain menemani aktivitas sehari-hari, teh merah sering disajikan setelah makan maupun ketika keluarga dan teman berkumpul. Kesederhanaan penyajiannya membuat teh ini mudah ditemukan di berbagai rumah dan tempat usaha.
Karak, Teh Susu yang Populer di Kawasan Teluk
Selain teh merah, karak menjadi salah satu jenis teh yang sangat populer di Arab Saudi, terutama di kawasan Teluk dan Provinsi Timur.

Karak memiliki karakter rasa yang kuat, manis, dan creamy. Minuman ini dibuat dengan merebus teh hitam bersama susu, gula, serta rempah-rempah seperti kapulaga. Beberapa variasi juga menggunakan jahe atau saffron.
Karak memiliki akar tradisi teh susu dari Asia Selatan yang kemudian berkembang mengikuti selera masyarakat Teluk. Perpaduan teh pekat, susu, dan rempah menghasilkan cita rasa khas yang berbeda dari teh biasa.
Kini, karak mudah ditemukan di kafe, kedai teh, hingga gerai pinggir jalan. Minuman ini juga sering dinikmati bersama chapati atau makanan ringan lainnya.
Teh Mint dan Teh Herbal, Pilihan dengan Aroma Khas
Arab Saudi juga memiliki beragam teh dengan tambahan daun dan rempah aromatik. Salah satu yang populer adalah teh mint atau shay bi-na’na’, yaitu teh yang dicampur dengan daun mint segar.
Mint memberikan aroma menyegarkan dan karakter rasa yang khas. Teh ini banyak dinikmati ketika berkumpul bersama keluarga maupun setelah makan.
Selain mint, masyarakat Arab juga mengenal teh herbal seperti chamomile, adas manis, sage, dan thyme. Masing-masing memiliki aroma dan karakter tersendiri.
Teh herbal biasanya diseduh menggunakan bahan tanaman tanpa harus dicampurkan dengan teh hitam. Karena itu, minuman ini menawarkan pengalaman rasa yang berbeda bagi pencinta teh.
Teh Hijau hingga Matcha, Pilihan yang Semakin Beragam
Seiring berkembangnya budaya kafe dan meningkatnya minat terhadap minuman modern, pilihan teh di Arab Saudi semakin beragam.
Teh hijau menjadi alternatif bagi masyarakat yang menyukai rasa lebih ringan. Minuman ini dapat dinikmati tanpa tambahan bahan maupun dipadukan dengan mint dan lemon.
Sementara itu, matcha yang berasal dari Jepang turut memperkaya pilihan teh di kafe-kafe modern. Matcha dibuat dari bubuk teh hijau yang dicampurkan dengan air atau susu.
Selain teh hijau dan matcha, teh oolong, teh melati, serta berbagai varian teh dingin juga menjadi bagian dari perkembangan budaya minum teh di Arab Saudi.
Teh dan Tradisi Keramahan Masyarakat Saudi
Dalam budaya Saudi, menyajikan teh kepada tamu merupakan bentuk penghormatan dan keramahan. Minuman ini hadir dalam berbagai kesempatan, mulai dari kunjungan keluarga hingga pertemuan bisnis.
Teh juga menjadi bagian dari kebiasaan menikmati waktu bersama. Tuan rumah biasanya menyajikan minuman hangat sebagai bentuk sambutan, sementara para tamu menikmati percakapan dalam suasana santai.
Tradisi tersebut memperlihatkan bahwa teh memiliki makna lebih luas daripada sekadar minuman. Teh menjadi simbol kebersamaan, penghargaan, dan hubungan sosial yang erat.
Tradisi Teh Saudi Terus Berkembang
Budaya minum teh di Arab Saudi terus mengalami perubahan seiring perkembangan zaman. Teh tradisional tetap digemari, sementara inovasi rasa dan penyajian menghadirkan pilihan baru bagi generasi muda.
Mulai dari teh merah klasik, karak yang kaya rempah, hingga matcha dan teh dingin modern, semuanya memperlihatkan keberagaman selera masyarakat Saudi.
Pada akhirnya, teh tetap memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari. Tradisi ini menunjukkan bagaimana sebuah minuman sederhana mampu menjadi bagian dari identitas budaya, keramahan, dan gaya hidup masyarakat Arab Saudi.
Baca juga: Rashrash, Perhiasan Perak Tradisional Perempuan Jazan yang Sarat Makna Budaya
Referensi:
- Tea Oasis. (2026). Types of Arabic Tea Saudis Drink Daily (Beyond Karak). Diambil dari https://teaoasis.sa/types-of-arabic-tea-saudis-drink-daily-beyond-karak/.
- Wahba, A. (2026). Arab Tea: Different Types and Their Names in Arabic. Diambil dari https://talkinarabic.com/arabic-tea/.
- Taolefah. (2026). Saudi Tea Blends, Where Tea Becomes Memory. Diambil dari https://taolefah.com/en/blog/saudi-tea-blends-story/a-1112594797.
- Thannah. (2025). 9 of the best types of tea in Saudi Arabia in terms of composition and brand. Diambil dari https://thannah.com/en/blog/The%20best%20types%20of%20tea%20in%20Saudi%20Arabia/a-208414130.