Masyarakat Negara Saudi Pertama memperdagangkan berbagai mata uang yang lazim beredar di Semenanjung Arab. Salah satu mata uang yang digunakan adalah Thaler Austria atau dikenal juga sebagai Thaler Maria Theresa.
Di tingkat lokal, koin perak terbitan tahun 1780 ini kerap disebut sebagai Riyal Prancis atau disingkat menjadi Riyal. Koin seberat satu ons tersebut menampilkan gambar Permaisuri Austria Maria Theresa pada salah satu sisinya. Sisi lainnya memuat gambar elang berkepala dua yang merupakan lambang dari Kekaisaran Austria. Selain koin utama tersebut, mata uang pecahan bernama al-Muhalliq juga turut diperdagangkan oleh masyarakat.
Sistem Alat Pembayaran Klasik: Dari al-Mushakhas Asal Italia hingga Pecahan Tembaga al-Baqsha
Pound Sterling emas tercatat sebagai salah satu mata uang yang memiliki daya beli tinggi. Mata uang ini aktif diperdagangkan di wilayah bagian timur dan tenggara Semenanjung Arab. Penggunaannya terpusat di pelabuhan-pelabuhan niaga yang menghadap ke Teluk Arab serta Laut Oman.
Koin emas bernama al-Dawka atau al-Mushakhas merupakan salah satu mata uang yang dicetak di Venesia, Italia. Penamaan koin emas ini berasal dari gambar sosok manusia yang tertera pada kedua sisinya. Koin tersebut diperdagangkan bersama dengan al-Baqsha, yaitu koin tembaga berukuran kecil.
Al-Baqsha sendiri beredar dalam berbagai pecahan, meliputi nilai setengah, seperempat, hingga seperdelapan. Ragam koin perak dan tembaga juga mencakup al-Harf yang nilainya setara dengan dua koin tembaga. Sebanyak dua puluh keping al-Harf memiliki nilai yang sebanding dengan satu keping Thaler Austria.
Baca juga: Aseer Dent Conference 2026 Sukses Digelar, Hadirkan Pakar Kedokteran Gigi Internasional
Sumber: Saudipedia. (2025). Currency in the First Saudi State. Retrieved August 28, 2026, from https://saudipedia.com/en/currency-in-the-first-saudi-state