RIYADH — Penasihat di Istana Kerajaan Arab Saudi sekaligus Pengawas Umum KSrelief, Dr. Abdullah Al Rabeeah, baru saja melakukan pertemuan penting dengan Direktur Jenderal WHO, Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus. Pertemuan tersebut diselenggarakan secara daring melalui sebuah konferensi video yang diadakan pada hari Kamis (4/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, kedua tokoh penting ini resmi menandatangani sebuah program eksekutif bersama. Program kolaboratif ini dirancang secara khusus untuk meningkatkan kualitas layanan gizi bagi masyarakat yang membutuhkan.
Fokus utama dari implementasi program ini difokuskan pada pusat-pusat kesehatan primer yang tersebar di wilayah konflik. Selain pusat kesehatan primer, bantuan gizi ini juga akan disalurkan secara intensif ke berbagai rumah sakit di seluruh Jalur Gaza.
Strategi KSrelief dan WHO dalam Memperbaiki Gizi Masyarakat Gaza
Program ini dirancang dengan tujuan utama untuk memperbaiki dan meningkatkan situasi kesehatan serta gizi masyarakat di Jalur Gaza. Program ini memberikan perawatan intensif bagi pasien yang mengalami kasus Malnutrisi Akut Parah / Severe Acute Malnutrition (SAM).
Penanganan tersebut akan didukung oleh pendistribusian perlengkapan medis SAM/PED yang terintegrasi serta berbagai perlengkapan medis penting lainnya. Selain itu, fasilitas kesehatan setempat juga akan dipasok dengan suplemen gizi, vitamin, mineral, formula gizi khusus, hingga larutan nutrisi parenteral.
Menjangkau Jutaan Jiwa: Komitmen Kerajaan Memajukan Medis Palestina
Melalui intervensi medis yang komprehensif ini, program diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada sebanyak 258.223 individu. Tidak hanya itu, dampak positif dari program ini juga diperkirakan akan menjangkau hingga 1.172.467 individu sebagai penerima manfaat tidak langsung.
Program ini merupakan bagian integral dari serangkaian proyek kemanusiaan dan bantuan yang diinisiasi oleh Kerajaan Arab Saudi. Dalam pelaksanaannya, proyek ini dijalankan secara kolaboratif antara KSrelief dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Sinergi strategis tersebut bertujuan untuk memajukan sektor kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas layanan medis bagi seluruh rakyat Palestina.
Baca juga: Lebih dari 1.700 Artefak Kuno Ditemukan di Miqat al-Juhfah, Singkap Sejarah Jalur Haji Klasik
Sumber: Saudi Gazette. (2026, 4 Juni). KSrelief, WHO agree to enhance nutrition services in Gaza health facilities. https://saudigazette.com.sa/article/661872/saudi-arabia/ksrelief-who-agree-to-enhance-nutrition-services-in-gaza-health-facilities