Ilustrasi Komoditas Pangan (Sumber: Saudi Gazette)
Arab Saudi kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu negara dengan ketahanan pangan paling progresif di dunia. Data Statistik Ketahanan Pangan 2024 yang dirilis oleh General Authority for Statistics (GASTAT) menunjukkan bahwa Kerajaan telah mencapai lebih dari 100% swasembada pada sejumlah komoditas utama, baik tanaman, buah, maupun produk hewani.
Capaian ini mencerminkan transformasi besar sektor pertanian Saudi yang kini semakin efisien, modern, dan berorientasi pada keberlanjutan.
Komoditas yang Melampaui 100% Swasembada
Beberapa produk mencatatkan surplus produksi, menandakan bahwa kebutuhan domestik tidak hanya terpenuhi, tetapi juga terlampaui:
- Kurma: 121%
- Produk susu: 131%
- Telur: 103%
- Okra: 102%
- Timun: 101%
Surplus ini memperlihatkan kekuatan produksi lokal yang mampu mengurangi ketergantungan impor dan memperkuat stabilitas pasokan nasional.
Kinerja Sayuran dan Buah: Diversifikasi yang Semakin Matang
Di sektor hortikultura, sejumlah komoditas menunjukkan performa tinggi:
- Terong: 105%
- Zucchini: 100%
- Kentang: 93%
- Tomat: 83%
- Bawang: 72%
Sementara itu, produksi buah juga semakin beragam dan kompetitif:
- Kurma: 121%
- Ara: 99%
- Anggur: 65%
- Mangga: 55%
Diversifikasi ini memperkuat fondasi ketahanan pangan jangka panjang, terutama di wilayah yang sebelumnya tidak dikenal sebagai sentra pertanian.
Produk Hewani dan Perikanan: Lonjakan Signifikan
Sektor peternakan dan perikanan juga mencatatkan peningkatan yang mencolok:
- Udang: 149%
- Produk susu: 131%
- Telur: 103%
- Daging unggas: 72%
- Daging merah: 62%
- Ikan: 52%
Kenaikan ini didorong oleh investasi besar dalam teknologi budidaya, sistem pakan modern, dan ekspansi fasilitas produksi.
Konsumsi Pangan dan Perbaikan Tren Pasokan
GASTAT mencatat adanya peningkatan ketersediaan pangan, termasuk naiknya konsumsi beras per kapita menjadi 52,1 kg per tahun. Selain itu, produksi bawang, tomat, dan ikan menunjukkan peningkatan dibanding tahun sebelumnya.
Data ini dikumpulkan melalui kolaborasi lintas lembaga pemerintah, mencakup empat pilar utama ketahanan pangan: ketersediaan, akses, stabilitas, dan pemanfaatan.
Baca juga: Transformasi Kemasan Buah dan Sayur di Saudi: Langkah Baru Menuju Pangan Aman dan Berkelanjutan
Referensi:
- Ghandour, A. (2026). Saudi Arabia Tops 100% Food Self-Sufficiency in Key Products. Diambil dari https://www.leaders-mena.com/saudi-arabia-tops-100-food-self-sufficiency-in-key-products/.
- Saudi-expatriats. Saudi Arabia Achieves Over 100% Food Self-Sufficiency in Key Products. Diambil dari https://www.saudi-expatriates.com/2026/04/gastat-saudi-food-production-self-sufficiency.html.
- Saudi Gazette. (2026). Saudi Arabia surpasses 100% self-sufficiency in key food products, led by dairy, dates, and eggs. Diambil dari https://saudigazette.com.sa/article/660415/saudi-arabia/saudi-arabia-surpasses-100-self-sufficiency-in-key-food-products-led-by-dairy-dates-and-eggs.