RIYADH: Rumah Sakit Spesialis dan Pusat Penelitian King Faisal (KFSHRC) di Arab Saudi berhasil melakukan serangkaian operasi reseksi hati donor hidup pertama di dunia menggunakan teknik single-port robotik. Prosedur inovatif ini dikendalikan sepenuhnya oleh teknologi robot melalui satu sayatan kecil saja pada tubuh pendonor. Pihak rumah sakit menyatakan bahwa pencapaian ini menandai kemajuan yang sangat signifikan dalam bidang bedah transplantasi organ secara global.
Reseksi hati satu port adalah operasi minimal invasif untuk mengangkat sebagian hati. Prosedur yang dilakukan oleh rumah sakit Saudi tersebut melibatkan satu sayatan tunggal tidak lebih dari 3,5 sentimeter, bukan beberapa sayatan yang biasanya diperlukan dalam operasi robotik konvensional jenis ini. Pendekatan baru ini mengurangi rasa sakit selama operasi dan mempercepat pemulihan, sambil mempertahankan standar keselamatan yang tinggi.
Hasil Klinis: Minim Nyeri, Tanpa Komplikasi, dan Pemulihan Kilat
Keselamatan donor menjadi prioritas utama dalam prosedur ini karena mereka adalah individu sehat yang menjalani operasi secara sukarela. Mengingat niat mulia untuk membantu sesama, meminimalkan risiko bagi donor sangatlah signifikan secara medis dan etis.
Rumah sakit melaporkan bahwa prosedur inovatif ini telah berhasil diterapkan pada enam orang donor. Hasil dari operasi tersebut menunjukkan tingkat kehilangan darah yang sangat minimal bagi para pasien. Tidak ditemukan adanya komplikasi pascaoperasi, yang membuktikan tingkat keamanan teknik robotik ini. Para donor juga melaporkan tingkat rasa nyeri yang rendah sehingga proses pemulihan berjalan lebih nyaman.
Berkat minimnya trauma bedah, para donor sudah diperbolehkan pulang hanya dalam waktu dua atau tiga hari saja. Teknik ini pun diharapkan mampu meningkatkan hasil transplantasi pediatrik karena sangat efektif untuk mengangkat segmen lateral kiri hati dengan beban bedah yang ringan.
Rekam Jejak Internasional: Pengalaman Luas di Balik Inovasi Bedah Robotik
Dieter Broering, selaku Direktur Eksekutif Pusat Keunggulan Transplantasi Organ di KFSHRC, memberikan penjelasan mengenai inovasi terbaru ini. Beliau menyatakan bahwa pengembangan teknik single-port tersebut merupakan hasil dari perluasan bedah hati robotik yang dilakukan secara terstruktur.
Inovasi ini tidak muncul secara instan, melainkan dibangun di atas landasan pengalaman bedah yang sangat luas selama bertahun-tahun. Hingga saat ini, rumah sakit tersebut tercatat telah berhasil melakukan lebih dari 1.600 reseksi hati donor hidup menggunakan teknologi robotik. Angka tersebut menjadikan institusi ini sebagai pemegang rekor dengan jumlah prosedur reseksi hati robotik tertinggi di dunia.
Keberhasilan ini didukung oleh model progresif yang mengintegrasikan proses pelatihan, simulasi, hingga implementasi klinis yang dilakukan secara bertahap. Pencapaian luar biasa tersebut kian memperkuat posisi rumah sakit sebagai pemimpin global dalam bidang bedah robotik dan transplantasi organ. Langkah ini juga sejalan dengan Program Transformasi Sektor Kesehatan Arab Saudi untuk memberikan layanan perawatan khusus tingkat lanjut bagi masyarakat.
Sabet Berbagai Penghargaan Gengsi dari Brand Finance hingga Newsweek
Rumah sakit ini berhasil menempati peringkat pertama sebagai institusi medis terbaik di wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara. Dalam skala internasional, laporan Brand Finance Top 250 Hospitals tahun 2026 menempatkan rumah sakit ini pada posisi ke-12 secara global. Brand Finance juga menobatkan lembaga ini sebagai merek layanan kesehatan yang paling berharga di Arab Saudi maupun wilayah sekitarnya.
Selain itu, rumah sakit tersebut tercatat dalam daftar bergengsi Newsweek sebagai salah satu Rumah Sakit Terbaik Dunia dan Rumah Sakit Pintar Terbaik. Predikat sebagai Rumah Sakit Spesialis Terbaik untuk tahun 2026 turut melengkapi pencapaian gemilang institusi ini dalam dunia kesehatan internasional.
Baca juga: Kamar Dagang Makkah Berdayakan Warga Saudi Jadi Pemandu Bus Jamaah Haji 2026
Sumber: Arab News. (2026, 07 April). Saudi hospital performs milestone robotic ‘single-port’ liver resections for living donors. https://www.arabnews.com/node/2639006/saudi-arabia