Sektor perhotelan Arab Saudi mencatat kinerja positif pada kuartal ketiga 2025, seiring percepatan pembangunan infrastruktur pariwisata di seluruh wilayah Kerajaan. Tingkat hunian hotel nasional meningkat menjadi 49,1 persen, menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Data resmi dari General Authority for Statistics (GASTAT) mengungkapkan bahwa kenaikan ini berjalan seiring dengan lonjakan jumlah fasilitas pariwisata berizin. Tren tersebut mencerminkan momentum kuat industri pariwisata Arab Saudi dalam mendukung agenda transformasi ekonomi Vision 2030 di bawah kepemimpinan Putra Mahkota Mohammed bin Salman.
Hunian Hotel dan Apartemen Layanan Tunjukkan Ketahanan Sektor
Berdasarkan laporan Tourism Establishments Statistics Bulletin, tingkat hunian kamar hotel meningkat 2,9 poin persentase, dari 46,1 persen pada kuartal ketiga 2024 menjadi 49,1 persen pada periode yang sama 2025.
Sementara itu, apartemen layanan tetap menunjukkan performa solid dengan tingkat hunian 57,4 persen, meskipun mengalami penurunan tipis sebesar 0,6 poin persentase secara tahunan. Stabilnya tingkat hunian ini menegaskan kuatnya permintaan akomodasi, khususnya dari wisatawan domestik.
Dari sisi jumlah fasilitas, total fasilitas pariwisata berizin melonjak menjadi 5.622 unit, meningkat 40,6 persen dibandingkan 3.998 fasilitas pada tahun sebelumnya.
- Apartemen layanan mendominasi dengan 2.955 lokasi
- Hotel tercatat sebanyak 2.667 properti yang tersebar di berbagai wilayah Arab Saudi
Pertumbuhan Tenaga Kerja dan Keberhasilan Program Saudisasi
Ekspansi sektor perhotelan turut mendorong peningkatan signifikan jumlah tenaga kerja pariwisata. Pada kuartal ketiga 2025, total tenaga kerja sektor pariwisata mencapai 1.009.691 orang, tumbuh 6,4 persen dibandingkan 948.629 pekerja pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Yang menonjol, jumlah tenaga kerja warga negara Saudi mencapai 245.171 orang, atau sekitar 24,3 persen dari total tenaga kerja. Pencapaian ini menjadi indikator keberhasilan program Saudisasi yang terus diperkuat pemerintah.
Komposisi tenaga kerja berdasarkan gender menunjukkan:
- Pekerja laki-laki: 875.658 orang (86,7 persen)
- Pekerja perempuan: 134.033 orang (13,3 persen)
Data ini mencerminkan sektor pariwisata yang semakin inklusif dan membuka peluang kerja yang lebih luas bagi perempuan Saudi.
Durasi Menginap Stabil, Pariwisata Domestik Tetap Kuat
Rata-rata lama menginap tamu hotel tercatat 4,1 malam, hanya turun tipis sekitar 1 persen dibandingkan rata-rata 4,2 malam pada 2024. Sementara itu, tamu apartemen layanan rata-rata menginap selama 2,1 malam.
Pola ini menunjukkan ketahanan pariwisata domestik yang tetap menjadi tulang punggung industri pariwisata Arab Saudi. GASTAT menyusun data ini melalui kombinasi catatan administratif, survei statistik, dan sumber data sekunder untuk memastikan akurasi dan kelengkapan informasi.
Vision 2030 Dorong Kepercayaan Investor dan Merek Global
Pertumbuhan sektor perhotelan secara langsung mendukung strategi diversifikasi ekonomi Arab Saudi. Meningkatnya minat wisatawan global terhadap destinasi budaya, hiburan, dan mega proyek mendorong ekspansi merek hotel internasional di kota-kota utama seperti Riyadh, Jeddah, dan NEOM.
Menteri Pariwisata Arab Saudi, Ahmed Al-Khateeb, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur pariwisata tidak hanya meningkatkan daya tarik global, tetapi juga:
- Menciptakan lapangan kerja berkualitas bagi generasi muda Saudi
- Memperkenalkan warisan budaya nasional ke panggung internasional
Tingkat hunian yang terus meningkat menjadi indikator kepercayaan investor terhadap ekosistem pariwisata Arab Saudi, yang kini didukung proses perizinan lebih efisien serta standar layanan kelas dunia.
Prospek Cerah Pariwisata Arab Saudi
Dengan rekor jumlah fasilitas pariwisata dan permintaan pengunjung yang terus meningkat, masa depan industri perhotelan Arab Saudi dinilai sangat menjanjikan. Kementerian Pariwisata memproyeksikan pertumbuhan dua digit akan berlanjut hingga 2026, seiring penguatan kampanye pemasaran internasional.
Pencapaian ini semakin menegaskan posisi Arab Saudi sebagai destinasi global baru, tempat bertemunya tradisi, inovasi, dan pengalaman wisata kelas dunia.
Referensi (APA Style)
Ghandour, A. (2026). Saudi hotel occupancy hits 49.1% as tourism infrastructure surges. Leaders.
Diakses dari https://www.leaders-mena.com/?p=99708