Pengrajin Kulit di Najran (Sumber: Riyadh Daily)
Di jantung wilayah Najran, kerajinan kulit bukan sekadar industri, melainkan warisan budaya yang diwariskan turun-temurun. Setiap potongan kulit yang diolah oleh para pengrajin lokal menyimpan kisah tentang tradisi, keterampilan, dan identitas masyarakat. Produk-produk seperti mezab (gendongan bayi), masbat (ikat pinggang tradisional), hingga zamalah (tas besar untuk barang pribadi) menjadi bukti nyata bagaimana budaya Najran tetap hidup melalui karya tangan.

Seni yang Bertahan di Era Modern
Meski zaman terus berubah, pengrajin kulit Najran berhasil memadukan teknik tradisional dengan sentuhan modern. Proses panjang mulai dari pembersihan kulit sapi, kambing, hingga unta, kemudian melalui tahap penyamakan, pengeringan, dan pemotongan, tetap dijaga dengan teliti. Namun kini, hasilnya tidak hanya berupa produk klasik, melainkan juga tas modis, aksesori, hingga furnitur yang mampu bersaing di pasar kontemporer.
Pasar Tradisional sebagai Panggung Budaya
Pasar tradisional Najran masih menjadi ruang hidup bagi kerajinan kulit. Di sana, generasi tua dan muda bertemu, berbagi pengetahuan, dan menampilkan karya yang sarat nilai budaya. Lebih dari sekadar transaksi, pasar ini adalah panggung budaya yang memperlihatkan kesinambungan antara masa lalu dan masa kini.
Dukungan dan Regenerasi
Program pelatihan dari Kementerian Kebudayaan dan dukungan lembaga sosial telah membuka jalan bagi regenerasi pengrajin muda. Mereka diajarkan keterampilan dasar seperti menjahit, memotong, hingga teknik artistik seperti membakar dan menggambar di atas kulit. Hasilnya, produk kulit Najran kini dihiasi ukiran dan motif yang merefleksikan identitas lokal dan situs bersejarah.
Identitas Najran dalam Kerajinan Kulit
Lebih dari sekadar barang pakai, kerajinan kulit Najran adalah simbol identitas. Ia menghubungkan masyarakat dengan akar budaya mereka, sekaligus memperlihatkan bagaimana tradisi mampu beradaptasi dengan modernitas. Dari sandal tradisional hingga dompet elegan, setiap karya adalah representasi kebanggaan Najran.
Baca juga: 2025: Tahun Kerajinan Tangan di Arab Saudi — Tradisi yang Bangkit Menjadi Ekonomi Kreatif
Referensi:
- Arab News. (2024). Najran’s leather artisans preserve cultural heritage. Diambil dari https://www.arabnews.com/node/2566716/saudi-arabia.
- Arab News. (2024). Najran’s skilled leather craftspeople continue to boost local economy. Diambil dari https://www.arabnews.com/node/2455681/saudi-arabia.
- Riyadh Daily. (2024). Leather Crafts in Najran: A Reflection of Heritage and Craftsmanship. Diambil dari https://alriyadhdaily.com/article/09a901dd9af94992b3873de5f90b11b6.
- SPA. (2024). Najran’s Traditional Markets Showcase Generations of Craft and. Diambil dari https://www.spa.gov.sa/ar/N2380718?type=news&uuid=N2380718.