Menteri Haji dan Umrah Saudi, Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah, mengadakan pertemuan setengah tahunan pada hari Senin (10/11/2025), di sela-sela Konferensi dan Pameran Haji edisi kelima di Jeddah. Pertemuan ini bertujuan untuk meninjau persiapan musim haji 2026 dan membahas pembaruan prosedur organisasi serta operasional untuk melayani jemaah.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh para kepala kantor haji dan pejabat lainnya dari negara-negara Muslim. Acara penting tersebut mempertemukan lebih dari seratus menteri, mufti agung, dan kepala kantor haji dari negara-negara Muslim.
Demi Layanan Berkualitas, Kontrak Haji 2026 Diminta Selesai Sebelum 4 Januari
Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah berterima kasih kepada kantor-kantor haji atas upaya dan kerja sama mereka dalam memastikan keberhasilan musim haji 2025. Ia mengapresiasi kantor-kantor yang telah menyelesaikan kontrak mereka.
Menhaj Saudi tersebut juga mendesak kantor-kantor yang tersisa untuk menyelesaikan prosedur kontrak mereka paling lambat 4 Januari 2026. Hal ini bertujuan untuk memastikan kesiapan dan agar jemaah menerima layanan berkualitas.
Al-Rabiah Paparkan Regulasi Kunci Haji: Dari Kontrak, Visa, hingga Kartu Nusuk
Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah menyoroti serangkaian persyaratan regulasi utama untuk periode mendatang, termasuk:
- Menyelesaikan kontrak layanan kamp paling lambat 4 Januari dan kontrak akomodasi di Mekah dan Madinah paling lambat 1 Februari.
- Mengajukan permohonan visa haji untuk diterbitkan sebelum 20 Maret, tanpa perpanjangan setelah tanggal tersebut, dan meningkatkan kesadaran publik untuk mencegah haji illegal.
- Menerbitkan kampanye kesadaran bekerja sama dengan kementerian dan kantor haji untuk melindungi jemaah dari eksploitasi atau misinformasi.
- Mewajibkan “sertifikat kemampuan kesehatan” yang ditandatangani oleh kepala kantor dan pimpinan delegasi medis sebagai prasyarat penerbitan visa, dengan verifikasi melalui platform elektronik Masar.
- Memproses semua pembayaran hewan kurban secara eksklusif melalui kantor haji resmi dan Proyek Saudi untuk Pemanfaatan Hady dan Adahi, sekaligus melarang transaksi dengan entitas yang tidak berwenang.
- Memastikan kartu Nusuk wajib untuk masuk ke Masjidil Haram dan tempat-tempat suci.
- Mengunggah data administrasi, medis, dan personel media mulai 10 November dan menyelesaikan pengajuan sebelum 21 Desember.
- Menyelesaikan pemilihan maskapai dan reservasi slot penerbangan sebelum 4 Januari.
- Melaksanakan semua transaksi administrasi dan keuangan melalui platform Nusuk Masar.
Arab Saudi Targetkan Peningkatan Efisiensi Layanan Haji Melalui Koordinasi Lintas Badan
Menteri Haji Saudi mengatakan langkah-langkah ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi layanan bagi para jemaah haji. Langkah-langkah ini juga bertujuan memperkuat koordinasi dengan badan-badan terkait, baik domestik maupun internasional. Hal ini mencerminkan peran utama Kerajaan dalam melayani para jemaah haji dari seluruh dunia.
Baca juga: Teknologi Mutakhir dan Ide Kreatif Warnai Pameran Haji di Jeddah
Sumber: Arab News. (2025, 11 November). Saudi minister holds Hajj meeting with officials from Muslim countries. https://www.arabnews.com/node/2622251/saudi-arabia