Menteri Transportasi dan Layanan Logistik Arab Saudi, Saleh Al-Jasser, dalam Peluncuruan Uji Coba Kendaraan Swakemudi di Riyadh pada 23 Juli 2027 (Sumber: SPA)
Riyadh—Arab Saudi mengambil langkah revolusioner dengan resmi meluncurkan fase uji coba kendaraan swakemudi di ibu kota Riyadh. Inisiatif ini menandai fase penting dalam perjalanan Arab Saudi menuju transportasi cerdas, berkelanjutan, serta pengadopsian teknologi berbasis kecerdasan buatan sebagai bagian dari Saudi Vision 2030.
Peluncuran Dihadiri Menteri Transportasi dan Layanan Logistik Arab Saudi
Program ini diluncurkan oleh Menteri Transportasi dan Layanan Logistik sekaligus Ketua Otoritas Transportasi Umum, Eng. Saleh Al-Jasser. Di mana kendaraan swakemudi mulai beroperasi di berbagai lokasi strategis seperti Bandara Internasional King Khalid (Terminal 2 dan 5), Roshn Business Front, Universitas Putri Nourah, North Train Station, dan kantor Otoritas Transportasi Umum. Terdapat 13 titik penjemputan dan penurunan yang telah disiapkan, dan kendaraan ini akan melintasi jalan tol utama maupun jalan perkotaan di bawah pengawasan regulator langsung.
“Peluncuran ini mencerminkan visi ambisius Kerajaan untuk membangun sistem transportasi berbasis teknologi terkini yang mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas hidup,” tegas Al-Jasser.
Ia juga menambahkan bahwa penguatan regulasi, operasional, serta adopsi teknologi modern merupakan fondasi utama transformasi sektor transportasi di Arab Saudi.
Dukungan Teknologi Lintas Sektor
Teknologi kendaraan swakemudi ini hadir melalui kemitraan lintas sektor antara Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Komunikasi dan Teknologi Informasi, Saudi Data and Artificial Intelligence Authority (SDAIA), General Authority for Survey and Geospatial Information, dan Saudi Standards, Metrology and Quality Organization, bersama perusahaan swasta seperti Uber, WeRide, dan AiDriver.
Keunggulan Kendaraan Swakemudi di Arab Saudi:
- Setiap kendaraan dilengkapi petugas keselamatan untuk memantau sistem selama fase awal uji coba.
- Didukung sistem navigasi canggih, sensor lalu lintas real-time, serta teknologi pengambilan keputusan berbasis AI.
- Pengoperasian di lingkungan nyata bertujuan menguji keandalan, keselamatan, dan kesiapan regulasi sebelum implementasi menyeluruh secara nasional.
Uji Coba Dilaksanakan 12 Bulan ke Depan
Otoritas Transportasi Umum menegaskan, pilot project ini akan berlangsung selama 12 bulan dengan pemantauan performa serta evaluasi dari penumpang untuk mematangkan model operasional masa depan. Target jangka panjang Arab Saudi adalah menjadi pionir mobilitas swakemudi di kawasan regional dan mencapai komitmen ambisius, salah satunya menjadikan 15% armada transportasi publik berstatus otonom pada tahun 2030.
Dr. Omaima Bamasq, Deputi Transport Enablement di Otoritas Transportasi Umum, menyampaikan, “Langkah ini merupakan pondasi menjadikan kota-kota Saudi lebih cerdas, terhubung, dan berkelanjutan.”
Dengan uji coba ini, Arab Saudi menunjukkan bahwa kendaraan swakemudi siap menjadi solusi masa depan menuju transportasi yang lebih hijau, aman, efisien, serta mendukung diversifikasi dan pertumbuhan ekonomi nasional melalui inovasi teknologi transportasi.
Baca juga: Arab Saudi Siapkan Infrastruktur Jalan untuk Mobil Swakemudi dan Transportasi Masa Depan
Referensi:
- Sayed, A. (2025). Saudi Arabia Launches Initial Operational Phase for Self-Driving Vehicles. Diambil dari https://www.leaders-mena.com/saudi-arabia-launches-initial-operational-phase-for-self-driving-vehicles/.
- Arab News. (2025). Saudi Arabia launches trial of autonomous vehicles in the capital. Diambil dari https://www.arabnews.com/node/2609182/saudi-arabia.