Penggunaan Absher, Salah Satu Platform Digital Pemerintah Arab Saudi (Sumber: Arab News)
Arab Saudi mempercepat laju transformasi digital pemerintahannya secara spektakuler, mengukuhkan diri sebagai salah satu pemimpin global di bidang e-government. Berbagai indikator nasional digital yang dilaporkan oleh Digital Government Authority (DGA) menunjukkan pertumbuhan signifikan di tahun 2024 dan mendekatkan Kerajaan ke posisi 5 besar dunia dalam layanan pemerintahan digital.
Empat Pilar Transformasi Digital Pemerintah Arab Saudi
Pemerintah Arab Saudi menilai kemajuan digital melalui empat indikator utama yang menjadi fondasi strategi digital nasional:
- Pengukuran Transformasi Digital: Menilai tingkat kepatuhan institusi pemerintah terhadap standar digital serta integrasi teknologi di lembaga negara.
- Kematangan Pengalaman Digital: Mengukur kualitas interaksi pengguna dan desain platform digital publik yang lebih ramah serta mudah diakses.
- Kesiapan Teknologi Baru/Emerging Technologies: Melihat kemampuan adaptasi terhadap inovasi seperti AI, blockchain, dan IoT dalam kementerian dan lembaga pemerintah.
- Efisiensi Konten Digital: Memastikan konten digital pemerintah jelas, mudah diakses, dan bermanfaat bagi warga.
Pencapaian Indikator Digital 2024
| Indikator | Skor 2021/2022 | Skor 2023/2024 |
| Transformasi Digital | 69.39% (2021) | 87.14% (2024) |
| Kematangan Pengalaman Digital | 77.26% (2022) | 85.04% (2024) |
| Kesiapan Teknologi Baru | 60.35% (2023) | 70.70% (2024) |
| Efisiensi Konten Digital (Pertama Diluncurkan 2024) | – | 71.40% (2024) |
Catatan: Kematangan Pengalaman Digital pada 2024 dievaluasi di 39 platform digital dengan kepuasan lebih dari 175.000 pengguna, semua platform teratas (seperti Tawakkalna, Absher) mencatat skor di atas 86%.
Dampak Strategis bagi Visi 2030
Lonjakan pada indikator digital tidak sekadar angka, melainkan cerminan perubahan budaya di instansi pemerintahan—memperkuat transparansi, kompetisi sehat, dan akuntabilitas pelayanan publik. Semua pencapaian terarah pada tujuan utama Visi 2030: membangun pemerintah yang digital, inovatif, dan menempatkan warga negara sebagai pusat layanan.
Lompatan di Emerging Technologies Readiness (dari 60% ke 70%) menandakan Kerajaan beralih dari sekadar investasi infrastruktur menuju kebijakan digital proaktif, terutama dalam AI dan blockchain. Sementara, peluncuran Digital Content Efficiency Index di 2024 mempertegas bahwa situs pemerintah bukan hanya portal layanan, tapi juga platform keterlibatan publik yang menonjolkan kejelasan informasi.
Pengakuan Global: Arab Saudi Tembus 5 Besar Dunia
Keberhasilan ini didukung prestasi Arab Saudi di berbagai peringkat internasional:
- Peringkat ke-4 dunia dalam UN E-Government Development Index 2024
- Peringkat ke-1 regional dan ke-2 di G20 untuk indeks layanan digital
- Peringkat ke-3 dunia untuk kota Riyadh di indeks kota digital
- Kematangan regulasi digital pemerintah mencapai skor 100%
- Ketersediaan data pemerintah terbuka 100% untuk warga serta sektor bisnis.
Referensi:
- The Saudi Standard. (2025). Saudi Arabia Accelerates Toward Top 5 in Global Digital Government. Diambil dari https://saudistandard.com/2025/07/20/saudi-digital-government-indicators/.
- SPA. (2025). Saudi Arabia’s Digital Government Achieves Major Progress in Four Key Indicators. Diambil dari https://www.spa.gov.sa/en/N2363772.