Aplikasi Awaser, Tersedia di Platform Android dan iOS.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Awaser muncul sebagai pionir dalam mengubah wajah tradisi perjodohan di Arab Saudi. Aplikasi ini tidak hanya membawa nuansa modern, tetapi juga tetap menghormati nilai-nilai budaya dan agama yang kental di masyarakat.
Awaser Bukan Sekedar Aplikasi Kencan
Dibuat oleh psikiater Dr. Mohammed Alolayan, Awaser bukan sekadar aplikasi kencan biasa. Platform ini menjadi wadah bagi individu dan keluarga yang benar-benar serius mencari pasangan hidup. Dengan fitur unik, aplikasi ini memungkinkan pencarian berdasarkan kriteria penting seperti asal daerah, latar belakang keluarga, pendidikan, mazhab, hingga suku—semua sesuai dengan budaya Saudi.
“Sebagai psikiater, saya sering mendengar keluh kesah tentang kesulitan menemukan pasangan yang cocok, terutama di usia dewasa,” kata Alolayan. “Awaser hadir untuk menjawab kebutuhan itu, tanpa meninggalkan tradisi.”
Keterlibatan Keluarga
Keunggulan utama aplikasi ini terletak pada pendekatan keluarga. Keluarga bisa membuat dan mengelola akun untuk anak mereka, sehingga esensi perjodohan tradisional tetap terjaga, namun prosesnya jadi lebih efisien. Model ini sangat disukai oleh pengguna yang ingin mempertahankan kepercayaan dan privasi.
Menekankan Komitmen dan Privasi
Untuk memastikan komunitas yang serius, Awaser memberlakukan sistem langganan berbayar. Setiap pengguna juga harus memverifikasi identitas dengan nomor telepon Saudi dan kode OTP. Semua percakapan dienkripsi dan dihapus otomatis jika tidak aktif selama 30 hari.
Privasi menjadi prioritas utama. Pengguna memiliki kendali penuh atas profil dan komunikasi mereka, tanpa campur tangan tim manajemen aplikasi. Percakapan hanya bisa dimulai jika kedua belah pihak setuju.
Awaser Diminati Kaum Terpelajar
Awaser telah menarik minat banyak orang, terutama mereka yang berpendidikan tinggi.
“Sekitar 30-40 persen pengguna kami bergelar master atau doktor,” ungkap Alolayan. “Kami juga senang melihat pengguna dari hampir seluruh wilayah Saudi.”
Pendapat dan Kisah Pengguna
Salah satu kisah sukses yang paling membanggakan adalah pasangan yang menikah setelah bertemu di Awaser dan kini telah memiliki anak pertama mereka.
“Mendengar kabar ini sangat membahagiakan dan membuktikan bahwa upaya kami berbuah manis,” kata Alolayan.
Umm Abdullah, seorang ibu yang menggunakan aplikasi ini, mengaku sangat terbantu.
“Sebelumnya, mencari pasangan sangat sulit dan kami cenderung pasif menunggu lamaran. Sekarang, kami bisa mencari secara aktif, namun tetap menjaga nilai-nilai kami.”
Aplikasi ini juga memberi ruang bagi generasi muda yang ingin lebih mandiri dalam mencari pasangan, tanpa mengesampingkan peran keluarga.
“Generasi muda ingin mengenal calon pasangan sebelum proses tradisional dimulai. Awaser hadir untuk memenuhi kebutuhan itu,” jelas Alolayan.
Pengguna lain, Naser Al-Rahman, merasa lebih aman dan nyaman menggunakan Awaser dibandingkan platform lain.
“Orang-orang di sini benar-benar serius mencari jodoh, jadi saya tidak perlu khawatir dengan keaslian dan keamanan.”
Meski belum menggunakan kecerdasan buatan, Alolayan membuka peluang untuk integrasi AI di masa depan.
“Teknologi bisa membantu proses perjodohan menjadi lebih cerdas, namun yang terpenting adalah tetap menjaga nilai-nilai budaya,” katanya.
Dalam perjalanan menuju Saudi Vision 2030, Awaser menjadi contoh nyata bagaimana teknologi dan tradisi dapat berjalan beriringan.
“Aplikasi seperti ini membantu menjembatani tradisi dan modernitas, serta mendorong pernikahan yang lebih kokoh,” kata pengacara keluarga Hassan Al-Ghawi.
Dengan Awaser, Arab Saudi membuktikan bahwa modernisasi tidak harus mengorbankan nilai-nilai luhur. Platform ini menjadi bukti bahwa teknologi bisa memperkuat, bukan melemahkan, tradisi perjodohan yang telah berlangsung turun-temurun.
Referensi:
- Afshan, A. (2025). Saudi matchmaking app, Awaser, is helping individuals find partners by bridging tradition and modernity. Diambil dari https://www.arabnews.com/node/2604727/saudi-arabia.