ALULA: Kantor Berita Saudi (SPA) pada hari Sabtu (10/1/2026) merilis artikel yang menyebut kota kuno Dadan sebagai salah satu penemuan sejarah paling signifikan di provinsi AlUla. Situs bersejarah ini dinilai sebagai landmark kunci yang mencerminkan kedalaman sejarah peradaban manusia di wilayah barat laut Arab. Dadan berfungsi sebagai ibu kota Kerajaan Dadan dan kemudian Kerajaan Lihyan, dari akhir abad kesembilan hingga awal abad pertama Sebelum Masehi.
Eksotisme Makam Tebing dan Jejak Keterampilan Artistik AlUla
Di antara fitur yang paling mencolok dari situs ini adalah makam yang diukir di tebing batu merah. Beberapa di antaranya dibedakan oleh fasad persegi panjang yang dihiasi ukiran singa, simbol yang sering dikaitkan dengan kekuasaan.
Struktur-struktur ini mencerminkan tingkat keterampilan artistik dan arsitektur yang canggih, menyoroti keahlian tingkat lanjut dari penduduk kuno di wilayah tersebut.
Simpul Perdagangan Kuno: Ledakan Kemakmuran dan Pertukaran Budaya di Dadan
Kota kuno Dadan tampil memukau sebagai mahakarya arsitektur yang dibangun megah menggunakan material batu lokal pilihan. Keberadaannya di masa lampau berhasil bertransformasi menjadi pusat pertanian dan perdagangan yang sangat diperhitungkan di kawasan tersebut.
Terletak strategis di sepanjang Jalur Rempah, kota ini mengukuhkan posisinya sebagai salah satu titik paling vital dalam peta perdagangan dunia kuno. Dominasi geografis ini terbukti ampuh memicu ledakan kemakmuran ekonomi yang luar biasa bagi masyarakat Dadan.
Lebih dari sekadar pusat bisnis, kota ini juga menjelma menjadi titik temu utama bagi pertukaran budaya lintas peradaban besar. Kehadiran para pedagang, pelancong, hingga utusan resmi memperkaya dinamika kota dengan peredaran berbagai barang berharga. Interaksi tersebut pada akhirnya memfasilitasi penyebaran ide-ide inovatif yang melintasi Semenanjung Arab hingga menjangkau wilayah di luarnya.
Misi Arkeologi Dadan: Menyingkap Rahasia Kehidupan Kuno di Balik Gurun Arab
Eksplorasi arkeologi di kota kuno Dadan kini terus dipacu melalui serangkaian penelitian sistematis oleh tim spesialis kelas dunia. Setiap fase penggalian dilakukan secara ilmiah demi mengungkap sisa-sisa struktur bangunan, prasasti langka, serta artefak berharga yang masih terpendam.
Temuan-temuan terbaru ini diharapkan mampu mengupas tuntas peran historis Dadan serta dinamika kehidupan sehari-hari masyarakatnya di masa silam. AlUla sendiri menyimpan rekam jejak sejarah yang luar biasa, membentang selama lebih dari 7.000 tahun keberadaan manusia.
Prasasti dan Catatan Kuno: Menyingkap Rahasia Sosial-Politik Masa Silam
Berbagai prasasti dan catatan tertulis yang ditemukan terus mengubah cara dunia memahami perkembangan sosial, ekonomi, hingga politik di wilayah tersebut. Kekayaan penemuan ini semakin memperkuat posisi AlUla sebagai “arsip terbuka” bagi peradaban kuno yang pernah berjaya di tanah Arab.
Melalui pengungkapan artefak-artefak ini, sejarah dunia kini memiliki potongan teka-teki baru yang memperjelas evolusi peradaban manusia di timur tengah.
Baca juga: Jejak Literasi Raja Abdulaziz: Dari Kegemaran Membaca hingga Dirikan Perpustakaan Pribadi
Sumber:
- Saudi Press Agency. (2026, January 09). Dadan Ancient City: History Carved in Rock and Museum of Civilization. https://www.spa.gov.sa/en/N2484046
- Arab News. (2026, Januari 10). History lives in stone in AlUla’s ancient city of Dadan. https://www.arabnews.com/node/2628866/saudi-arabia