Ilustrasi Fasilitas Desalinasi (Sumber: Leaders-Mena.com)
Arab Saudi kembali menorehkan langkah strategis dalam sektor air dengan mengumumkan pembangunan fasilitas manufaktur Energy Recovery Device (ERD) pertama di dunia di luar Amerika Serikat. Proyek ini menjadi tonggak penting dalam upaya Kerajaan melokalisasi teknologi desalinasi. Dan sekaligus memperkuat ketahanan pasokan air bersih bagi masyarakat dan sektor industri.
Inisiatif tersebut dipimpin oleh Saudi Water Authority (SWA) melalui kerja sama dengan perusahaan teknologi asal California, Energy Recovery Inc., yang selama ini menjadi produsen utama perangkat ERD dunia. Fasilitas baru itu akan dibangun di dekat Dammam Second Industrial City dan dijadwalkan mulai beroperasi pada kuartal pertama tahun 2027.
Apa Itu Energy Recovery Device dan Mengapa Penting?
Di balik setiap pabrik desalinasi modern terdapat komponen penting bernama Energy Recovery Device (ERD). Perangkat ini berfungsi menangkap kembali energi dari aliran air laut bertekanan tinggi yang keluar dari sistem reverse osmosis (RO), kemudian menggunakannya kembali dalam proses produksi air tawar.
Teknologi tersebut mampu memangkas konsumsi energi secara signifikan sehingga biaya operasional menjadi lebih rendah. Selain itu, penggunaan energi yang lebih efisien juga membantu mengurangi emisi karbon dari instalasi desalinasi.
Karena Arab Saudi memperoleh lebih dari 70 persen kebutuhan air minumnya melalui proses desalinasi, keberadaan teknologi ERD menjadi faktor yang sangat menentukan keberlanjutan sistem penyediaan air nasional.
Dari Negara Pengimpor Menjadi Produsen Teknologi Desalinasi
Selama bertahun-tahun, seluruh perangkat ERD yang digunakan di Arab Saudi harus diimpor dari Amerika Serikat. Kondisi tersebut membuat rantai pasok bergantung pada produsen luar negeri.
Melalui pembangunan fasilitas baru ini, Arab Saudi untuk pertama kalinya akan memproduksi sendiri teknologi strategis tersebut. Dan pabrik tersebut dirancang memiliki kapasitas produksi sekitar 2.000 unit per tahun, lebih tinggi dibandingkan kebutuhan domestik yang diperkirakan mencapai 1.200 unit setiap tahun.
Kelebihan kapasitas itu membuka peluang ekspor sekitar 40 persen produksi ke negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC), Afrika, hingga Asia. Sekaligus menjadikan Arab Saudi sebagai pusat manufaktur teknologi desalinasi regional.
Mendorong Efisiensi dan Ketahanan Pasokan Air
Lokalisasi produksi ERD diperkirakan memberikan sejumlah manfaat strategis. Selain mengurangi ketergantungan terhadap impor, keberadaan fasilitas manufaktur di dalam negeri akan mempercepat distribusi komponen, memperkuat rantai pasok, serta mengurangi risiko keterlambatan pengadaan suku cadang yang dapat memengaruhi operasional pabrik desalinasi.
SWA menilai langkah ini juga akan meningkatkan akses terhadap teknologi air mutakhir, dan memperkuat kemampuan manufaktur nasional. Serta mendukung transfer pengetahuan dan pengembangan tenaga kerja lokal di bidang teknologi tinggi.
Potensi Pasar Mencapai Ratusan Juta Dolar
Prospek industri ERD di kawasan dinilai sangat menjanjikan. Nilai pasar teknologi ini diperkirakan mencapai lebih dari US$145 juta, dengan sekitar US$65 juta berasal dari Arab Saudi dan sisanya dari pasar Timur Tengah serta Afrika Utara (MENA).
Besarnya kebutuhan terhadap teknologi desalinasi menjadikan investasi ini bukan hanya memenuhi permintaan domestik, tetapi juga membuka peluang ekspor bernilai tinggi yang dapat memperkuat diversifikasi ekonomi sesuai target Vision 2030.
Sejalan dengan Ambisi Vision 2030
Pembangunan fasilitas ERD merupakan bagian dari strategi Arab Saudi untuk meningkatkan kandungan lokal pada sektor air sekaligus membangun ekosistem industri berbasis teknologi.
Sebelumnya, Kerajaan juga telah melokalisasi produksi membran reverse osmosis dan berbagai komponen penting lainnya. Dengan tambahan fasilitas ERD, Arab Saudi semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pemimpin global dalam industri desalinasi.
Transformasi ini menunjukkan bahwa Arab Saudi tidak lagi sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi juga berkembang menjadi produsen dan pengekspor solusi teknologi air yang memiliki nilai tambah tinggi bagi pasar internasional.
Baca juga: Desalinasi: Pilar Keamanan Air Saudi di Tengah Ancaman Iklim dan Geopolitik
Referensi:
- Ghandour, A. (2026). Saudi Arabia Localizes Key Desalination Technology with New ERD Facility. Diambil dari https://www.leaders-mena.com/saudi-arabia-localizes-key-desalination-technology-with-new-erd-facility/.
- SPA. (2026). Saudi Arabia to establish first ERD manufacturing facility outside US. Diambil dari https://www.arabnews.com/node/2652592/saudi-arabia.