Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia memastikan seluruh fasilitas pendukung bagi jemaah haji di Makkah kini telah siap digunakan. Kesiapan ini mencakup berbagai aspek krusial, mulai dari layanan akomodasi, transportasi, hingga penyediaan konsumsi.
Seluruh petugas telah disiagakan untuk memberikan pelayanan maksimal demi kenyamanan dan kelancaran ibadah jemaah. Rangkaian layanan tersebut akan mulai beroperasi penuh seiring pergerakan jemaah dari Madinah ke Makkah pada 1 Mei 2026.
Kadaker Makkah Instruksikan Pengecekan Menyeluruh Fasilitas Hotel Jemaah Haji
Kepala Daerah Kerja Makkah, Ihsan Faisal, menyatakan bahwa pihaknya telah menginstruksikan para Kepala Sektor untuk segera memulai pengecekan menyeluruh terhadap seluruh hotel jemaah. Beliau menegaskan bahwa pemeriksaan tersebut mencakup kesiapan fasilitas internal seperti kualitas tempat tidur dan kebersihan kamar mandi di setiap penginapan. Selain itu, pengecekan juga difokuskan pada sarana penunjang lainnya, termasuk ruang makan, musala, area lobi, serta berbagai fasilitas penting lainnya.
Jamin Konsumsi dan Transportasi, Kemenhaj Siagakan Makan 3 Kali Sehari dan Bus Salawat 24 Jam
Ihsan Faisal menekankan bahwa layanan konsumsi merupakan aspek krusial yang menjadi perhatian utama. Beliau menjelaskan bahwa seluruh jemaah haji nantinya akan mendapatkan jatah makan sebanyak tiga kali setiap harinya secara teratur.
Guna memastikan kualitasnya, tim advance Kementerian Haji telah melakukan pengecekan berulang kali ke berbagai dapur penyedia layanan. Langkah preventif ini diambil untuk menjamin bahwa proses distribusi konsumsi tidak akan menemui kendala teknis di lapangan.
Sementara itu, di sektor transportasi, telah disiapkan bus Salawat yang akan beroperasi selama 24 jam nonstop untuk melayani jemaah. Kementerian Haji berkomitmen memaksimalkan armada bus ini agar jemaah dapat menuju Masjidil Haram dengan mudah dan fokus sepenuhnya pada ibadah.
Layanan transportasi bus Salawat telah disiagakan di berbagai terminal sekitar Masjidil Haram, seperti Syib Amir, Ajyad, dan Jabal Ka’bah. Fasilitas bus ini nantinya akan mengantarkan jemaah kembali ke hotel masing-masing setelah menyelesaikan rangkaian ibadah di Masjidil Haram.
Baca juga: Menkes Saudi Pastikan Fasilitas Kesehatan Makkah Siap Sambut Tamu Allah
Sumber: Kementerian Haji dan Umrah RI. (2026, April 26). Kemenhaj Pastikan Akomodasi hingga Transportasi di Makkah Siap Digunakan Jemaah Haji. https://haji.go.id/berita/kemenhaj-pastikan-akomodasi-hingga-transportasi-siap-digunakan-jemaah-haji-di-makkah-1777146489444