JEDDAH: Acara pelatihan haji intensif tiga hari di Arab Saudi telah meningkatkan keterampilan lebih dari 2.000 peserta pelatihan dari seluruh dunia dalam semua aspek haji.
Laboratorium Haji, bagian dari Hajj and Umrah Conference and Exhibition 2025, rampung pada 16 Januari.
Laboratorium ini diselenggarakan oleh the Licensing and Training Center for Workers in the Service Sector of Hajj and Umrah, yang berada di bawah naungan Kementerian Haji dan Umrah Saudi.

Pelatihan Tiga Hari Untuk Mengoptimalkan Layanan Haji
Lokakarya ini selaras dengan Visi Saudi 2030. Kegiatan ini menyediakan platform untuk berbagi pengetahuan, pelatihan, dan kolaborasi, untuk meningkatkan layanan yang ditawarkan kepada para jemaah selama musim haji.
Selama tiga hari, laboratorium tersebut menyelenggarakan serangkaian lokakarya yang dirancang untuk mendorong pembelajaran dan pengembangan di berbagai aspek ekosistem haji.
Lokakarya Diikuti 2.000 Peserta
Dengan lebih dari 60 pelatih dan 45 sesi lokakarya. Lab Haji mempertemukan lebih dari 2.000 peserta pelatihan global yang berkomitmen untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka tentang sektor haji.
Lokakarya tersebut, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan spesifik haji, mencakup teknologi, peraturan, dan layanan baru yang terkait dengan transportasi, perawatan kesehatan, keamanan, dan transformasi digital.
20 Lokakarya Setiap Hari
Dua puluh lokakarya setiap hari, dibagi menjadi lima sesi. Dan diadakan di empat aula, yang masing-masing mampu menampung sekitar 40 peserta pelatihan.
Dalam lokakarya tersebut trainer dari sektor pemerintah dan perusahaan penyedia layanan haji berbagi keahlian mereka untuk memastikan bahwa peserta mendapatkan informasi terkini tentang peraturan, teknologi, dan strategi terkini.
Ini adalah bagian dari upaya untuk meningkatkan layanan yang diterapkan untuk musim haji dan umrah mendatang.
Topik Lokakaraya
Topik lokakarya dipilih setelah diskusi mendalam dengan para spesialis dari berbagai sektor yang terlibat dalam haji.
Tema lokakarya tahun ini adalah tentang musim haji, khususnya untuk menggali inovasi untuk musim berikutnya. Lokakarya ini merupakan kesempatan tahunan untuk memperkenalkan inovasi dan perbaikan.
Beberapa sesi berfokus pada bidang pengetahuan tertentu, sementara yang lain membahas tantangan industri yang lebih luas. Salah satu lokakarya membahas peraturan baru di Nusuk bagi jamaah haji, yang merupakan pembaruan untuk musim mendatang.
Lab Haji merupakan wadah untuk meningkatkan kesadaran dan mengukur respons audiens tentang hal itu. Jika berhasil, Nusuk bermaksud untuk menerapkan perubahan ini di platform resmi mereka.
Sumber:
Arab News. (2025). Hajj Lab empowers global group of trainees. Retrieved January 17, 2025, from https://www.arabnews.com/node/2586676/saudi-arabia