Ilustrasi Kegiatan Belajar Mengajar di Arab Saudi (Sumber: SPA)
Arab Saudi resmi memperbarui kurikulum nasional untuk tahun ajaran 1447H. Fokusnya? Membekali siswa dengan keterampilan masa depan seperti kecerdasan buatan (AI), pariwisata, dan pertolongan pertama, bukan sekadar hafalan buku.
Apa yang Berubah?
Kurikulum kini dirancang sebagai pengalaman belajar menyeluruh, bukan hanya soal pelajaran di kelas. Menurut Abdulrahman Al-Ruwaili, CEO National Curriculum Center (NCC), kurikulum kini tidak lagi terbatas pada buku teks. Sebaliknya, seluruh pengalaman siswa—mulai dari kegiatan sekolah, perayaan nasional, hingga kompetisi sains—diintegrasikan sebagai bagian dari proses pembelajaran.
Beberapa perubahan kunci meliputi:
- AI dan Keamanan Siber sebagai mata pelajaran pilihan di tingkat menengah, dikembangkan bersama Kementerian Komunikasi dan SDAIA.
- Studi Pariwisata dan Hospitality yang mengajarkan prinsip keberlanjutan dan manajemen acara, hasil kolaborasi dengan Kementerian Pariwisata.
- Fashion, Seni, dan Desain untuk siswa perempuan, dengan fokus pada desain global, pemasaran, dan keterlibatan pemasok.
- Pertolongan Pertama, dikembangkan bersama Saudi Red Crescent, untuk membekali siswa menghadapi situasi darurat seperti luka bakar dan serangan jantung.
Integrasi Teknologi dan Bahasa Asing
Kurikulum baru juga memperluas pengajaran bahasa Mandarin ke tingkat intermediate kedua, dengan lebih dari 70 sekolah swasta bergabung dalam fase awal. Sementara itu, pelajaran Bahasa Inggris untuk kelas 5 dan 6 kini menggunakan cerita interaktif untuk mengasah keterampilan berpikir kritis.
Platform digital seperti Madrasati juga diperkuat dengan panduan studi Al-Qur’an yang terstruktur, serta modul pembelajaran berbasis permainan untuk tahap nursery. Ini dilengkapi dengan panduan keterlibatan keluarga sebagai mitra aktif pendidikan anak usia dini.

Aktivitas Non-Akademik: Dari AI Challenge hingga Desain
Kegiatan siswa di luar jam pelajaran kini mencakup program kewarganegaraan, kompetisi sains (termasuk tantangan AI), olahraga, dan seni budaya seperti desain warisan. Pendekatan ini bertujuan membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga aktif secara sosial dan kreatif.
Baca juga: Tahun Ajaran Baru Dimulai: 6 Juta Siswa di Seluruh Saudi Kembali ke Sekolah
Referensi:
- SPA. (2025). New Curricula for Academic Year 1447/1448 AH to Include AI, Cybersecurity, Tourism. Diambil dari https://www.spa.gov.sa/en/N2383662.
- Arab News. (2025). Saudi Arabia Overhauls School Curricula with AI, Cybersecurity, Tourism Subjects for New Academic Year. Diambil dari https://www.arabnews.com/node/2612757/saudi-arabia.